Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri mengaku tidak masalah bermain malam hari saat menghadapi Timnas Kamboja U-22 dalam laga pamungkas Grup A sepak bola SEA Games 2023, Rabu (9/5/2023) malam ini pukul 19.00 WIB. Menurutnya, skuad Garuda Muda 'bersahabat dengan alam'.
Adapun memang ini pertama kalinya bagi Timnas Indonesia U-22 tanding malam hari di sepak bola SEA Games Kamboja. Di tiga laga sebelumnya di Grup A, Timnas U-22 bermain pada sore hari.
Situasi cuaca di Kamboja pun sedang tidak menentu. Kadang suhu sangat panas, namun bisa berubah menjadi hujan lebat.
Apa pun itu, Indra Sjafri menjelaskan anak-anak asuhannya tidak akan mengeluh terkait cuaca yang dihadapi nanti. Termasuk bertanding pada malam hari.
"Kita sudah terbiasa, kita bersahabat dengan alam. Mau hujan mau panas, kemarin panas 38 derajat dan anak-anak tidak mengeluh. Hujan pun jangan mengeluh karena alam adalah bagian dari kita," kata Indra Sjafri jelang pertandingan Timnas Indonesia U-22 vs Kamboja.
"Kita adaptif di segala kondisi," imbuh pelatih berusia 60 tahun itu.
Pertandingan melawan tuan rumah Kamboja sendiri sejatinya sudah tak berpengaruh bagi Timnas Indonesia U-22.
Witan Sulaeman dan kolega sudah memastikan tiket semifinal setelah memetik tiga kemenangan di Grup A dari Filipina (3-0), Myanmar (5-0), dan Timor Leste (3-0).
Meski begitu, Indra menegaskan pasukannya akan tetap serius menatap pertandingan ini. Rizky Ridho dan kawan-kawan punya motivasi tinggi buat menyapu bersih kemenangan di fase grup.
Baca Juga: Klasemen Sementara Medali SEA Games: Thailand di Pucuk Geser Kamboja, Indonesia Turun ke Urutan Lima
"Pertandingan terakhir kita di grup lawan Kamboja, dan kita sudah lakukan beberapa hal dan menyiapkan gameplan untuk menghadapi tuan rumah," ucap Indra Sjafri.
"Ini pertandingan malam kita yang pertama dan saya melihat anak-anak semua dalam motivasi tinggi. Itu yang kami harapkan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Ivar Jenner Tinggalkan FC Utrecht Meski Kontrak Belum Habis, Ada Apa?
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat
-
3 Calon Klub Ivar Jenner Usai Dilepas FC Utrecht, Ada Eks Klub Kapten Timnas Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
Terkini
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat
-
3 Calon Klub Ivar Jenner Usai Dilepas FC Utrecht, Ada Eks Klub Kapten Timnas Indonesia