-
Luke Vickery merupakan pemain Macarthur FC yang memiliki garis keturunan Indonesia dari neneknya.
-
PSSI dikabarkan telah berkomunikasi secara serius untuk mengajak Vickery bergabung dengan tim nasional.
-
Sang pemain sedang menimbang pilihan antara membela Indonesia, Australia, atau Amerika Serikat sekarang.
Suara.com - Dunia sepak bola tanah air kembali dihebohkan dengan munculnya nama baru untuk proyek naturalisasi pemain keturunan Indonesia.
Sosok tersebut adalah Luke Vickery yang kini sedang bersinar terang di kompetisi kasta tertinggi Australia.
Penyerang sayap milik klub Macarthur FC ini secara terbuka menyatakan minatnya berseragam Timnas Indonesia di masa depan.
Namun siapa sangka jika sebelum berada di posisi sekarang ia sempat mengalami fase karier yang sangat kelam.
Saat masih membela Western United nasib pemain ini berada di ujung tanduk tanpa kepastian kontrak baru.
Kondisi tersebut bahkan membuatnya sempat berpikir untuk meninggalkan benua Australia demi mencari peruntungan di tempat lain.
Ia merasa terpojok karena bursa transfer hampir ditutup sementara belum ada satu pun klub yang meliriknya.
“Situasinya sangat menakutkan. Musim A-League tinggal sebulan lagi dan hampir semua klub sudah memiliki skuad lengkap,” ujar Vickery kepada AAP.
Rasa frustrasi yang mendalam menyelimuti dirinya bersama sang agen saat melakukan evaluasi besar-besaran terhadap masa depannya.
Baca Juga: Angin Segar untuk John Herdman, Pemain Keturunan Grade A Buka Pintu Gabung Timnas Indonesia
Mereka pun mulai melirik pasar sepak bola di Amerika Serikat sebagai pelarian terakhir agar tetap bermain.
Vickery memang memiliki keuntungan ganda karena ia dilahirkan di tanah Hawaii yang memberinya hak kewarganegaraan Amerika.
Rencananya ia akan mencoba masuk ke kompetisi kasta bawah seperti MLS Next Pro atau USL Championship.
Langkah tersebut diambil karena ia menyadari tipisnya peluang untuk langsung menembus skuad utama di Major League Soccer.
Persiapan untuk terbang ke Negeri Paman Sam tersebut bahkan sudah hampir mencapai tahap finalisasi dokumen keberangkatan.
Keberuntungan akhirnya berpihak padanya ketika sebuah panggilan telepon masuk di saat-saat terakhir yang sangat menentukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis