Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tidak bisa menyembunyikan rasa kaget setelah timnya dipastikan masuk grup "neraka" Piala Asia 2023.
Juru taktik asal Korea Selatan itu bahkan bertanya-tanya adakah grup yang lebih sulit di Piala Asia 2023 dari yang didapatkan Timnas Indonesia.
Skuad Garuda yang merupakan tim peserta dengan ranking FIFA terendah yakni 149, tergabung di Grup D dalam drawing Piala Asia 2023 di Doha, Qatar, Kamis (11/5/2023).
Timnas Indonesia akan berjibaku dengan tim-tim kuat yakni Jepang, Iraq serta rival mereka di Asia Tenggara, Vietnam.
Shin Tae-yong yang hadir langsung dalam acara drawing bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir cukup syok dengan hasil undian yang didapatkan Timnas Indonesia.
"Tim terkuat dari Pot 1 (Jepang) dan Pot 2 (Irak) bergabung dengan grup kami (Timnas Indonesia). Saya masih bertanya-tanya apakah kami berada di grup maut? Ini lebih sulit dari yang saya kira," kata Shin Tae-yong dikutip dari laman Best Eleven, Jumat (12/5/2023).
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan Timnas Indonesia tidak takut menghadapi Jepang, Irak, dan Vietnam. Meski berat, skuad Garuda dikatakannya olehnya bakal berjuang sampai akhir.
"Kita sudah tahu kualitas Jepang levelnya sudah elite dunia, juga dengan Irak dan Vietnam. Seluruhnya adalah tim yang tangguh. Tapi semua bisa terjadi dalam 90 menit dan semua dimulai dengan skor 0-0. Kita siap, meski tantangannya tidak mudah," ujar Erick Thohir.
"Timnas kita terus menunjukkan perkembangan yang positif. Meski kita tahu Piala Asia ini dihuni negara yang levelnya sudah dunia. Ini jelas menjadi tantangan sekaligus peluang kita untuk semakin meningkatkan level permainan timnas," ia menambahkan.
Baca Juga: Sempat Cedera, Bagas Kaffa Ungkap Kondisi Terkini Jelang Hadapi Vietnam di Semifinal SEA Games 2023
Piala Asia 2023 berlangsung di Qatar pada 12 Januari - 10 Februari 2024. Pada awalnya, China menjadi tuan rumah kejuaraan ini, namun menarik diri lantaran pandemi Covid-19.
Berita Terkait
-
Pelatih Hajime Moriyasu Waspada Vietnam, Ketimbang Indonesia di Piala Asia 2023: Troussier Mengenal Jepang dengan Baik
-
Pelatih Timnas Jepang Panik Satu Grup dengan Indonesia di Piala Asia 2023: Ini Grup yang Sulit
-
Luar Biasa Anak Shin Tae-yong, Paling Optimis Timnas Indonesia Bisa Gempur Jepang, Vietnam dan Irak di Piala Asia 2023
-
Intip Lawan Semifinal SEA Games 2023, Indra Sjafri Pastikan Timnas Indonesia U-22 Siap Hadapi Vietnam
-
Media Vietnam Soroti Timnasnya Dalam Bahaya Satu Grup dengan Indonesia di Piala Asia 2023
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan