Suara.com - Pelatih Borneo FC Pieter Huistra menaruh perhatian khusus pada kondisi fisik anak-anak asuhnya dalam mempersiapkan diri jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 Indonesia 2023/24.
Dikutip ANTARA dari situs resmi klub, Jumat (19/5/2023), Pieter mengatakan kondisi fisik akan menjadi salah satu acuan untuk melakukan program latihan berikutnya.
"Ya para pemain di hari perdana latihan tentu melakukan adaptasi. Para pemain tampak lelah tetapi itu hal yang wajar. Hendro menjadi salah satu pemain yang paling fit dan minim masalah. Tetapi beberapa pemain muda baru juga tampak fit dan itu bagus," jelas Pieter.
Pelatih asal Belanda itu menjelaskan, dalam sesi latihan perdana kemarin, nampak beberapa pemain terlihat lelah, namun hal itu dapat dimaklumi oleh Pieter.
Mantan Direktur Teknik Timnas Indonesia itu masih akan memantau dan melakukan beberapa tes sebelum memastikan berapa lama kondisi fisik pemain akan siap mengarungi kompetisi.
"Kami akan melakukan tes untuk menghadapi musim ini. Dari tes ini akan terlihat apa yang telah mereka lakukan selama liburan kemarin. Jadi ini akan menarik untuk dilihat. Untuk melakukan pemulihan penuh dibutuhkan lima-enam minggu," jelas Pieter.
"Itu mengapa kami membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pre-season. Semua orang ingin fit ketika musim dimulai. Sebelum itu, pemain kami ingin meminimalisir adanya cedera. Ketika kamu ingin semuanya berjalan lancar, itu membutuhkan waktu untuk memulainya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi