Suara.com - Pesepak bola senior asal Persija Jakarta, Maman Abdurrahman berkomentar hasil undian drawing Piala Asia 2023 yang menempatkan Timnas Indonesia di Grup D dengan Jepang, Irak, dan Vietnam. Maman yakin skuad Garuda bisa bersaing di grup yang terbilang berat tersebut.
Dar segi kualitas memang Timnas Indonesia tidak diunggulkan. Terlebih, ranking tim Merah Putih menjadi yang paling rendah di Grup D termasuk dari seluruh peserta Piala Asia 2023.
Maman mengakui lawan Timnas Indonesia sangat berat. Namun, mantan pemain Persib Bandun itu percaya armada Shin Tae-yong bisa menunjukkan kualitasnya dalam kejuaraan tersebut.
"Harus diakui bahwa grup yang kita dapat cukup berat buat Timnas (Indonesia). Tapi saya berharap mereka bisa melakukannya lebih baik dari Piala Asia sebelumnya (fase grup),” kata Maman dilansir dari laman Persija, Sabtu (20/5/2023).
Maman merupakan alumni skuad Piala Asia 2007 di mana edisi tersebut adalah terakhir Tim Merah Putih berlaga dalam turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia.
Bek yang kini berusia 41 tahun itu menjadi satu dari tiga alumni yang masih aktif bermain. Ia merasa tim yang ada saat ini lebih bagus ketika era dirinya.
Oleh sebab itu, Maman percaya Timnas Indonesia bisa bersaing di Piala Asia 2023 termasuk melawan Jepang. Apalagi, Indonesia punya pemain berkualitas untuk kejuaraan tersebut.
“Saya bisa melihat perkembangan Timnas sudah cukup baik, ditambah dengan hadirnya pemain naturalisasi harusnya Timnas bisa berbicara banyak di Piala Asia,” terang Maman.
“Jika dilihat, waktu bergulirnya ajang tersebut ada pada awal tahun depan. Semoga dengan persiapan yang bagus Timnas bisa lebih berkembang dan lebih siap untuk berkompetisi di Piala Asia,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey