Di sisi lain, AS Roma yang merupakan "klub asli" Liga Europa karena bermain sejak fase grup alih-alih buangan dari Liga Champions, melewati babak playoff 16 besar dengan membungkam RB Salzburg dengan agregat 2-1.
Setelah itu, tim asuhan Jose Mourinho mengandaskan perlawanan Real Sociedad dengan agregat 2-0 setelah menang di leg pertama dan bermain imbang tanpa gol di leg kedua.
Di babak perempat final, AS Roma melakukan comeback luar biasa. Setelah kalah 0-1 di leg pertama kontra Feyenoord, Serigala Ibu Kota bangkit untuk menang 4-1 di leg kedua.
Lawan berat kemudian dihadapi AS Roma di semifinal. Mereka harus susah payah mengalahkan Bayer Leverkusen dengan agregat tipis 1-0.
Setelah menang di Stadion Olimpico, Giallorosi habis-habisan ditekkan tuan rumah di leg kedua tetapi mampu menahan imbang 0-0 di mana sepanjang laga mereka sama sekali tidak mencatatkan tembakkan tepat sasaran.
Merujuk rekor pertemuan dikutip dari laman Olympics, Sevilla dan AS Roma baru sekali bertemu di kompetisi Eropa. Wakil Liga Spanyol menang 2-0 atas lawannya di babak 16 besar Liga Europa 2019-20.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter