Suara.com - Perubahan regulasi BRI Liga 1 2023-2024 terkait slot pemain asing memicu gelombang kedatangan para pemain ASEAN ke Liga Indonesia. Sebagian dari mereka diketahui menyandang status naturalisasi.
Apabila melihat catatan kelahirannya, beberapa pemain ASEAN yang telah diboyong klub Liga 1 di bursa transfer terkini, bukanlah pemain yang berasal dari kawasan Asia Tenggara. Mereka tersebar dari Eropa hingga Brasil.
Sejauh ini ada sembilan pemain ASEAN di Liga 1 yang berstatus pemain naturalisasi di negaranya masing-masing. Berikut daftarnya.
1. Daisuke Sato (Persib Bandung)
Daisuke Sato merupakan pesepak bola kelahiran Filipina yang akan kembali memperkuat Persib Bandung pada musim depan. Pemain ini dibilang memiliki darah keturunan Jepang. Dia juga dibesarkan di Negeri Matahari Terbit.
2. Mike Ott (Barito Putera)
Barito Putera masih akan mempercayakan lini tengahnya kepada pemain berpaspor Filipina, Mike Rigoberto Ott. Pemain berusia 28 tahun ini berstatus keturunan. Dia tercatat lahir di Jerman dan mengawali kariernya di sana.
3. Christian Rontini (Persita Tangerang)
Persita Tangerang juga sudah menemukan pemain pilihannya untuk mengisi slot Asia Tenggara pada musim depan. Pilihan itu jatuh pada Christian Rontini, bek kelahiran Italia yang sudah resmi menjadi warga negara Filipina.
Baca Juga: Play-off Liga Champions Asia: 2 Legiun Asing Anyar Bali United Dipastikan Absen Lawan PSM
4. Symen Lyngbo (Persik Kediri)
Selanjutnya, ada nama bek kanan Timnas Filipina, Symen Lyngbo, yang akan mewarnai kompetisi kasta tertinggi musim depan. Pemain yang sudah menjadi warga negara Filipina ini statusnya naturalisasi karena dia lahir di Baerum, Norwegia.
5. Pedro Henrique (Persikabo 1973)
Striker Persikabo 1973, Pedro Henrique, juga tercatat sebagai pemain naturalisasi di Liga 1. Penyerang berusia 31 tahun ini memang sudah berpaspor Timor Leste, tetapi dia tercatat lahir di Sao Paulo, Brasil.
6. Jacob Mahler (Madura United)
Madura United beruntung mendapatkan sosok bek muda berkualitas dalam diri Jacob Mahler. Pemain yang sudah mencatat debut bersama Timnas Singapura ini juga berstatus naturalisasi. Dia lahir di Copenhagen, Denmark.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa