Bola / Bola Indonesia
Selasa, 06 Juni 2023 | 11:38 WIB
Bek Kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan Saat Sukses Mencetak Gol ke Gawang Malaysia Pada Ajang Piala AFF 2020 Lalu. (pssi.org)

Suara.com - Liga 1 Indonesia diminta tidak pelit memberikan pemain jika Timnas Indonesia memerlukan untuk event internasional. Sebab PSSI sudah merancang jadwal event internasional dan nasional.

Sehingga jadwal itu tidak bentrok dengan gelaran Liga 1 Indonesia. Hal itu dikatakan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Erick Thohir menegaskan kompetisi dibangun untuk kepentingan tim nasional. Oleh sebab itu, sudah sewajarnya Timnas Indonesia lebih utama ketimbang klub.

"Saya rasa tidak ada liga yang berdiri sendiri tanpa kesuksesan tim nasional. Kita itu dipandang dunia karena tim nasional, baru liga," kata Erick Thohir dilansir dari Instagram PSSI, Senin (5/6/2023).

"Ini pertama kali PSSI bersama liga dan Badan Tim Nasional bersepakat, bahwa seluruh klub mandatory mendukung tim nasional, apalagi jadwal sudah disepakati jauh-jauh hari bukan mendadak."

Erick Thohir akan turun tangan langsung jika ada klub yang melanggar komitmen tidak melepas pemain ke Timnas Indonesia.

"Sebelum liga dimulai, jadwal timnas sudah diberikan. Tidak ada klub tidak melepas pemain. Tidak lepas saya turun tangan, karena jadwal sudah ada," kata Erick Thohir.

Selain Piala Asia 2023, Timnas Indonesia punya agenda lain yakni Kualifikasi Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2026 putaran pertama pada Oktober dan November 2023. Tentu, ada butuh kesepakatan agar tidak terjadi polemik antara tim nasional dan klub.

Baca Juga: Target Tinggi Marselino Ferdinan di FIFA Matchday: Jegal Palestina dan Argentina

Load More