- PSSI sedang membangun konsep pembinaan berjenjang, di mana setiap level Timnas—U-17, U-20, hingga senior—akan ditangani pelatih yang memiliki kualitas
- Timur Kapadze dianggap cocok untuk U-17 karena rekam jejak suksesnya membina talenta muda Uzbekistan,
- Untuk pelatih Timnas senior, kandidat mengerucut pada Bojan Hodak dan Heimir Hallgrimsson
Suara.com - Ketum PSSI Erick Thohir pasca pecat 'geng Belanda', Patrick Kluivert dkk menegaskan soal pembinaan berjenjang untuk Timnas Indonesia.
Pria yang diangkat jadi Menpora itu mengatakan bahwa pergantian pelatih Timnas Indonesia tak semata untuk prestasi jangka pendek, tapi upaya membangun sistem kepelatihan berkelanjutan demi masa depan sepak bola nasional.
“Kita ingin membangun sistem, bukan sekadar mengganti orang. Pelatih baru nanti harus sejalan dengan visi besar PSSI untuk pembinaan berjenjang,” ujar Erick Thohir.
Bersandar dari pernyataan ketum PSSI itu, menarik kemudian jika Timnas Indonesia di semua level dari U-17, U-20 sampai senior dilatih mereka yang punya background mumpuni dan kualitas serta visi misi sama.
Seperti yang diketahui, Nova Arianto resmi diangkat jadi pelatih Timnas U-20 dan itu artinya kursi pelatih U-17 masih lowong.
Sosok Timur Kapadze yang hari ini, Jumat (21/11/2025) telah tiba di Jakarta cukup layak untuk menggantikan peran Nova Arianto.
Timur Kapadze punya rekam jejak panjang sebagai pelatih tim muda di Uzbekistan. Nama-nama bintag muda Uzbekistan seperti Alisher Odilov ialah produk binaan Timur Kapadze.
Kapadze, dengan gaya rendah hati dan pendekatan taktis yang matang, membentuk tim yang solid, disiplin, dan bebas ego.
Karakternya yang tenang jauh berbeda dari tipikal pelatih flamboyan Asia Tengah, namun justru itulah yang membuatnya menjadi figur penting dalam revolusi sepak bola Uzbekistan.
Baca Juga: Here We Go! Calon Pelatih Timnas Indonesia Muncul di Hadapan Publik
Kapadze membentuk tim muda yang bermain dengan karakter seperti dirinya saat menjadi gelandang, tenang, penuh perhitungan, dan mengutamakan kerja sama.
Jika Timur melatih tim U-17 dan Nova Arianto pegang kendali di tim U-20, lantas siapa yang cocok melatih tim senior?
Sejauh ini, pihak PSSI belum mau memberikan nana-nama calon pelatih tim senior.
Namun kepala BTN Sumardji saat konpres kemarin secara tidak langsung justru memberikan kode keras mengenai identitas calon pelatih Timnas Indonesia.
Sumardji bilang pihak PSSI belum bisa memberitahukan nama-nama calon pelatih timnas senior disebabkan sejumlah alasannya, salah satunya bahwa calon pelatih Timnas Indonesia masih terikat kontrak dengan klub atau tim nasional lain.
Sumardji juga bilang bahwa dalam beberapa pekan ke depan, pihak PSSI baru akan mewancarai calon pelatih Timnas Indonesia.
Dari pernyataan Sumardji itu, netizen di sosial media pun menerka-nerka siapa kandidat kuat calon pelatih Timnas Indonesia.
Sejauh ini, ada lima nama yang beredar yakni, Bojan Hodak, Heimir Hallgrimsson, Timur Kapadze, Jesus Casas dan Juan Carlos Osorio.
Jika mengacu pada pernyataan Sumardji, bisa jadi calon pelatih Timnas Indonesia mengerucut pada Bojan Hodak atau Heimir Hallgrimsson.
Alasannya dua pelatih itu sampai saat ini masih terikat kontrak, Bojan masih terikat kontrak dengan Persib sampai 31 Mei 2026.
Sedangkan Heimir Hallgrimsson terikat kontrak dengan timnas Irlandia sampai 31 Maret 2026.
Khusus buat Heimir Hallgrimsson, pelatih asal Islandia sebenarnya sudah membantah menjadi calon pelatih Timnas Indonesia.
Apalagi dengan lolosnya Republik Irlandia ke play off Piala Dunia 2026, bukan tidak mungkin Heimir akan diperpanjang kontraknya.
Jika sudah begitu, akankah PSSI menunjuk Bojan Hodak sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia?
Berita Terkait
-
Here We Go! Calon Pelatih Timnas Indonesia Muncul di Hadapan Publik
-
Fans Garuda Harus Sabar! PSSI Mulai Seleksi Pelatih Timnas Indonesia Pekan Depan
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia Timur Kapadze Salat Jumat di Masjid Istiqlal, Melokal Kenakan Batik
-
Timur Kapadze Gantikan Nova Arianto Latih Timnas Indonesia U-17?
-
Termasuk Timnas Indonesia, RI Kirim 996 Atlet ke SEA Games 2025
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama