Suara.com - Timnas Indonesia bisa saja mengalahkan Timnas Palestina dalam FIFA Matchday sebelum melawan Argentina. Salah satu alasannya adalah adanya sosok Shin Te-yong.
Pasukan Shin Tae-yong lengkap, mulai dari posisi kiper hingga penyerang diisi para pemain top terbaik Tanah Air total sebanyak 26 pemain.
Termasuk kehadiran para pemain keturunan yang sudah dinaturalisasi, opsi Shin Tae-yong semakin beragam di setiap lini.
Beberapa di antaranya sudah bermain untuk timnas sebelumnya, sisanya merupakan tenaga baru yang diharapkan tampil menawan.
Kemenangan atas Palestina tentu akan menambah poin FIFA Timnas Indonesia, mengingat lawan yang dihadapi saat ini masuk 90 besar dunia.
Guna mendongkrak posisi Timnas Indonesia saat ini yang masih bertengger di peringkat ke-149 dunia, terpaut lebih dari 50 tangga dari Palestina.
Di atas kertas sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia tentu lebih diunggulkan memetik kemenangan di pertandingan nanti.
Laga melawan Palestina secara tidak langsung merupakan persiapan awal Timnas Indonesia menghadapi Argentina di FIFA Matchday Juni 2023.
Tak main-main, Timnas Argentina diperkuat para pemain yang sukses membawakan gelar juara Piala Dunia 2022 Qatar.
Termasuk Lionel Messi di dalamnya, persiapan matang tentu sudah harus sejak lama dipersiapkan skuad Garuda di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Faktor Shin Tae-yong juga bisa menjadi alasan Indonesia akan taklukan Palestina. Shin Tae-yong adalah otak di balik strategi dan cara bermain Timnas Indonesia, kualitasnya bakal dipertaruhkan saat melawan Palestina dan Argentina.
Melawan Palestina tentu opsimistis memetik kemenangan, sementara melawan Argentina hasil imbang saja disebut sudah cukup.
Pengalaman mengalahkan Jerman bersama Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia jadi modal tersendiri bagi Shin Tae-yong.
Terakhir terdapat 4 wajah baru di Timnas Indonesia saat ini, Sandy Walsh dan Shayne Patyynama pada akhirnya bakal mendapat debut mereka bersama skuad Garuda. Ini bisa menjadi pendorong kemampuan Timnas Indonesia.
Dua nama lain Ivar Jenner dan Rafael Struick, dua pemain Belanda yang baru saja menyelesaikan proses naturalisasi mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji