Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll buka suara mengapa belum melepas dua pemainnya ke Timnas Indonesia. Salah satunya karena Persija butuh adaptasi dengan hadirnya dua pemain tersebut.
Oleh sebab itu, Thomas Doll punya rencana menahan Witan Sulaeman dan Rizky Ridho sebentar. Juru formasi asal Jerman itu mengerti pemain harus dilepas saat menjalani FIFA matchday.
Periode FIFA matchday berlangsung pada 12-20 Juni. Timnas Indonesia dijadwalkan melawan Palestina pada 14 Juni dan Argentina pada 20 Juni 2023.
Thomas Doll mengatakan penting bagi Witan dan Ridho menyempatkan diri berlatih lebih dulu bersama tim sebelum bergabung dengan Timnas lagi.
Terlebih lagi Ridho yang notabene pemain anyar sehingga harus berkenalan dengan pemain, pelatih, dan ofisial Tim Ibu Kota.
“Saya pikir untuk sekarang ada baiknya mereka berlatih bersama yang lain dulu di Sawangan untuk mengikuti sesi latihan taktikal dan latihan fisik. Khususnya Ridho yang harus mengenal lingkungan barunya," kata Thomas Doll dilansir dari laman klub, Jumat (9/6/2023).
Witan dan Ridho tak memiliki waktu panjang dalam menjalani persiapan menuju Liga 1 2023/2024 bersama Persija. Keduanya baru berlatih reguler bersama Macan Kemayoran, Senin (5/6/2023).
Dalam waktu dekat keduanya harus segera merapat ke Timnas Indonesia dan kembali sekitar 20 Juni mendatang. Sedangkan Liga 1 2023/2024 dijadwalkan dimulai pada 1 Juli.
“Untuk Witan dan Ridho hanya punya waktu seminggu bersama kami karena mereka mempunyai jadwal FIFA Matchday. Mungkin mereka baru akan kembali lagi setelah melawan Argentina,” pungkasnya.
Baca Juga: Shin Tae-yong Fokus Genjot Fisik Pemain Jelang Laga Kontra Palestina
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata