Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa dirinya dan timnya telah melakukan perhitungan yang matang dalam penyelenggaraan FIFA Matchday. Tujuan utama dari pertandingan-pertandingan tersebut adalah untuk mencari poin guna meningkatkan posisi Indonesia dalam daftar peringkat FIFA.
Erick Thohir menjelaskan bahwa penyelenggaraan FIFA Match Day pada bulan Oktober ini sangatlah menantang.
Hal ini disebabkan oleh adanya World Cup Qualifying yang berlangsung pada waktu yang sama.
"Suka tidak suka untuk FIFA match day tahun ini di bulan Oktober itu sulit diadakan. Karena ada World Cup Qualifying. Kita berbeda dengan Malaysia, Malaysia langsung bermain di stage berikutnya, bulan November. Artinya kita harus main dulu Oktober, bismillah menang, kita main di November," tutur Erick Thohir dalam pernyataannya
Perbedaan dengan Malaysia, yang dapat langsung bermain pada tahap berikutnya pada bulan November.
Oleh karena itu, Indonesia perlu bermain pada bulan Oktober dengan harapan dapat meraih kemenangan. Sehingga bisa melanjutkan pertandingan pada bulan November.
Pada bulan September 2023, PSSI akan sibuk dengan kualifikasi Piala AFC U-23 yang akan diadakan di Solo, Jawa Tengah.
Kejuaraan ini memiliki tingkat penting yang tinggi, karena jika Indonesia berhasil lolos ke putaran final, mereka berpeluang memperebutkan satu tiket menuju Olimpiade Paris 2024.
Syaratnya adalah Indonesia harus finis di posisi tiga besar dalam kejuaraan tersebut.
Baca Juga: Erick Thohir Sampaikan Pesan untuk Indonesia yang Jadi Host Piala Dunia U-17 2023 Pengganti Peru
Dengan demikian, PSSI sedang menjalani jadwal yang padat dalam upaya meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia.
Erick Thohir dan jajarannya berharap dapat menghadapi semua tantangan dengan baik demi mencapai hasil yang diinginkan dalam kompetisi-kompetisi internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN