Suara.com - Rudi Garcia telah diresmikan menjadi pelatih baru Napoli baru-baru ini untuk menggantikan posisi Luciano Spalletti. Usai membawa Napoli juara Liga Serie A musim lalu, Spalletti memutuskan mundur.
Tak butuh waktu lama buat Napoli untuk mendapatkan pelatih baru dalam sosok Rudi Garcia. Pemilihan Garcia diyakini karena ia merupakan pelatih yang sudah paham dengan sepak bola Italia.
"Aurelio De Laurentiis (Presiden Napoli) dengan senang hati mengumumkan Rudi Garcia telah ditunjuk sebagai pelatih kepala Napoli," bunyi pernyataan resmi Napoli.
"Presiden ingin memberikan sambutan hangat dan mendoakan yang terbaik untuknya."
Lantas, lima klub mana saja yang terakhir dilatih oleh Rudi Garcia sebelum menjadi allenatore anyar Napoli?
1. AS Roma
Rudi Garcia sendiri sudah tidak asing bagi Serie A. Pelatih berusia 59 tahun itu sebelumnya pernah menjadi pelatih AS Roma. Garcia menangani Roma selama sekitar 2,5 musim.
Dia membawa Giallorossi menjadi runner-up di bawah Juventus pada musim 2013/2014 dan 2014/2015. Akan tetapi, Garcia dipecat pada pertengahan musim 2015/2016 usai Roma mendapat serangkaian hasil buruk.
2. Lille
Baca Juga: Bryan Cristante Lanjut Bersama AS Roma, Perpanjang Kontrak sampai 2027
Sebagai pelatih yang lahir dan besar di Prancis, Rudi Garcia memang lebih banyak menghabiskan karier kepelatihannya di Prancis.
Bahkan salah satu karier tersuksesnya ada saat melatih Lille. Ia melatih Lille sejak Juni 2008 hingga Juni 2013. Selama lima musim itu, Garcia mempersembahkan satu trofi Liga Prancis dan Coupe de France.
3. Marseille
Setelah dipecat oleh AS Roma pada Januari 2016, Rudi Garcia langsung mendapat pekerjaan sebagai pelatih Marseille pada Oktober tahun yang sama.
Total 2,5 musim Rudi Garcia melatih Marseille dengan prestasi terbaiknya membawa tim tersebut menjadi runner-up Liga Europa 2017/18.
4. Lyon
Berita Terkait
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Waduh! Siaran Gratis Piala Dunia 2026 Terancam Batal, Presiden Sampai Buka Suara
-
Fantastis! Fans Inggris Harus Rogoh Rp200 Juta Lebih untuk Nonton Piala Dunia 2026
-
Nonton Piala Dunia 2026 Bisa Bikin Kantong Jebol! Ini Rincian Biaya Fantastis yang Harus Disiapkan
-
AS, Meksiko, Kanada Rilis Jersey Anyar Piala Dunia 2026: Adu Keren Nike vs Adidas
-
Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Bakal 'Dihukum' Jika Gagal Antisipasi Senjata Saint Kitts and Nevis Ini
-
Profil Bule Australia yang Disangka Luke Vickery di Latihan Timnas Indonesia, Siapa Dia?
-
Gagal di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Bernafsu Bawa Suriname ke Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Haru Mohamed Salah Usai Resmi Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Bojan Hodak Sebut Pemain Persib dalam Mood Bagus Setelah Libur