Suara.com - Timnas Indonesia tak disangka memiliki pemain alumni Piala Dunia U-17 lewat sosok Jordi Amat. Pengalaman berharga itu mungkin bisa menjadi wejangan untuk tim Merah Putih yang akan tampil di edisi Piala DUnia U-17 2023.
Jordi Amat yang merupakan pemain naturalisasi, diketahui pernah mencicipi Piala DUnia U-17 pada 2009 yang digelar di Nigeria.
Ketika itu, pemain berposisi bek ini membela Timnas Spanyol U-17 dan tercatat menjadi andalan hampir diseluruh pertandingan tim asuhan Gines Melendez tersebut.
Jordi yang kala itu masih menimba ilmu di tim muda Espanyol, bermain sebanyak lima dari maksimal tujuh laga yang dijalani tim Matador.
Tercatat, Jordi Amat cuma absen dalam dua pertandingan Piala Dunia U-17 2009 yakni di babak 16 besar kontra Burkina Faso U-17 dan perebutan tempat ketiga melawan Kolombia U-17.
Spanyol sendiri harus puas menjadi peringkat tiga lantaran tersingkir di semifinal oleh tuan rumah Nigeria setelah kalah dengan skor 1-3.
Meski gagal membawa Spanyol jadi juara, pengalaman itu jelas sangat berharga bagi Jordi Amat muda yang berkesempatan tampil di panggung dunia untuk menghadapi lawan-lawan tangguh.
Meski berstatus turnamen kelompok umur, Piala Dunia U-17 sudah terbukti menjadi wadah munculnya pemain-pemain top dunia baik di era lalu atau yang masih bermain sekarang.
Sejumlah legenda sepak bola yang merupakan jebolan Piala Dunia U-17 antara lain Alessandro Del Piero, Fransesco Totti, juga Xavi Hernandez.
Baca Juga: Kekurangan JIS Jika Dipakai Piala Dunia U-17: Pintu Keluar, Rumput dan Area Parkir
Kemudian ada juga Fernando Redondo, Juan Sebastian Veron, Luis Figo, serta Ronaldinho.
Sementara bintang sepak bola jebolan event akabar tersebut yang masih aktif bermain adalah Phil Foden (Inggris), Pedri (Spanyol) hingga Jordi Amat (Spanyol/Indonesia) sendiri.
PSSI tengah mempersiapkan Timnas Indonesia U-17 untuk tampil di Piala DUnia U-17 2023 yang akan berlangsung di Tanah Air pada 10 November hingga 2 Desember mendatang.
Indonesia ditunjuk FIFA menggantikan Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 dalam rapat dewan pada Jumat (23/6/2023). Peru mundur karena tengah fokus menyelesaikan masalah bencana alam.
Berita Terkait
-
Wali Kota Pastikan Stadion GBT Surabaya Siap Jadi Venue Piala Dunia U-17 2023
-
Mengenal Julian Oerip, Pemain AZ Alkmaar Berdarah Jawa yang Bisa Dipanggil Timnas Indonesia U-17
-
Biasa Nyinyir, Media Vietnam Kini Sebut Timnas Indonesia Kebanggaan Asia
-
Biasanya Mengkritik, Media Vietnam Kini Bangga dengan Timnas Indonesia U-17, Apa Sebabnya?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia