Suara.com - Pelatih PSS Sleman, Marian Mihail sempat mengeluh bahwa pemainnya tak paham instruski karena terhalang perbedaan bahasa jelang laga menghadapi Bali United di matchday pekan pertama BRI Liga 1 2023-2024.
Namun, PSS Sleman pada akhirnya mampu membungkam juara Liga 1 2019 itu dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Sabtu (1/7/2023).
Gol semata wayang PSS SLeman dalam laga ini dicetak striker asal Papua, Ricky Cawor di awal babak kedua tepatnya di menit ke-47.
Hasil ini terbilang mengejutkan jika mengingat PSS tak mencatat hasil meyakinkan di tiga laga pra musimnya yakni dua kali imbang dan sekali kalah.
Lebih parah, PSS Sleman juga masih terkendali bahasa. Marian Mihail selaku pelatih baru mereka musim ini, tidak bisa maksimal memberi instruksi karena perbedaan bahasa.
"Tentu ini sulit karena setiap saya bicara bahasa Inggris, mereka selalu berkata 'Yes, Yes, Yes' tetapi mereka kesulitan untuk memahami semuanya. Anda telah memahami masalah terbesarnya sekarang," kata Marian Mihail di pertengahan Juni 2023.
Kini, Mihail patut tersenyum. Segala kesulitan itu nyatanya berhasil dihempaskan dengan mencatatkan hasil positif di laga perdana BRI Liga 1 2023-2024.
Dia mengisyaratkan bahwa masalah perbedaan bahasa sudah mulai ditangani dengan menyebut para pemain telah menjalankan strategi yang dia inginkan hingga berhasil meraup poin penuh dari kandang lawan.
“Saya senang dengan hasil yang didapat ini. Kita adalah tim kecil, kita kerja keras dan memiliki keberuntungan untuk dapat memenangi pertandingan. Dan ini karena kita fight sampai akhir laga,” kata Marian Mihail pada jumpa pers usai pertandingan dikutip dari laman resmi Liga Indonesia Baru (LIB).
Baca Juga: Bali United Banyak Peluang Cetak Gol Tapi Kalah di Kandang Sendiri, Stefano Cugurra: Saya Minta Maaf
Dia menyebutkan para pemain tampil dengan baik dan percaya dapat melakukan yang terbaik untuk timnya.
“Kita bermain sesuai dengan game plan yang kita inginkan. Analisis terhadap lawan juga berjalan baik,” tambah pelatih asal Rumania itu.
Meski mengalahkan Bali United di matchday perdana musim ini, Mihail menegaskan bahwa jalan PSS Sleman tidak akan mudah mengingat banyaknya perubahan dalam skuad.
“Kita ada berasal dari berbagai budaya yang berbeda, ada Filipina, Brasil hingga berbagai daaerah di Indonesia. Ini adalah karena semua bekerja keras,” pungkas Marian Mihail.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
John Herdman Siapkan Formula Baru Jelang Timnas Indonesia Mentas di Piala Asia 2027
-
Kata-kata Lionel Messi Barcelona Juara Liga Spanyol
-
Piala Asia 2027: Tak Gentar Hadapi Jepang, John Herdman Bidik Target Besar
-
Satu Kemenangan Lagi! Bintang Timnas Indonesia Calvin Verdonk di Ambang Pintu Liga Champions
-
Soroti Keputusan Wasit, Mauricio Souza Murka Persija Dipermalukan Persib
-
Analisis Sisa Jadwal Arsenal dan Manchester City di Penghujung Liga Inggris, Siapa Juara?
-
Bojan Hodak Merendah Usai Persib Bungkam Persija, Singgung Faktor Keberuntungan
-
Jadi Rival di Piala Asia 2027, Eks Pelatih Real Madrid: Timnas Indonesia Telah Berkembang
-
Carles Puyol Beri Pandangan soal Rumor Alessandro Bastoni ke Barcelona
-
Ukir Sejarah bersama Como, Cesc Fabregas: Kami Bukan Milan, Inter, Juventus atau Napoli