Suara.com - Shin Tae-yong dikabarkan akan melatih Bali United setelah bertemu dengan Bos Bali United, Pieter Tanuri dan Yabes Tanuri. Bahkan publik ramai membicarakannya dan menyebut sebagai pelatih baru dari Korea Selatan.
Gosip itu bermula dari Foto momen pertemuan Shin Tae-yong, dengan Pieter Tanuri dan Yabes Tanuri, telah menyebar luas di media sosial.
Akun Twitter @Bali_Football yang sering membahas sepak bola di Pulau Dewata mengunggah foto tersebut, namun tujuan pertemuan tersebut belum dijelaskan secara spesifik.
Netizen penasaran dengan agenda pertemuan ini, apakah terkait dengan tim nasional atau kerja sama lainnya.
Beberapa spekulasi muncul dari para netizen, termasuk kemungkinan adanya perbicaraan tentang tim nasional atau perekrutan pelatih baru.
Namun, hingga saat ini, pihak Bali United belum memberikan penjelasan resmi mengenai pertemuan ini.
Momen pertemuan ini tampaknya terjadi pada pertandingan pembuka kompetisi Liga 1 2023-2024 antara Bali United melawan PSS Sleman.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (1/7/2023) sore hari WIB.
Shin Tae-yong terlihat menyaksikan laga tersebut, didampingi beberapa asisten pelatihnya yang turut memantau pertandingan tersebut.
Baca Juga: Ajang Garuda International Cup 3 Digelar di Indonesia untuk Meriahkan Piala Dunia U-17 2023
Banyak spekulasi bermunculan tentang kemungkinan pertemuan ini terkait dengan Timnas Indonesia, seperti rencana perekrutan pelatih baru dari Korea Selatan atau diskusi mengenai pemain potensial untuk Timnas.
Pelatih asal Korea Selatan ini juga tidak sendirian dalam memantau pertandingan, asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, juga ditugaskan untuk mengamati laga antara Persis Solo dan Persebaya Surabaya.
"Pelatih baru wi, pakbos minta saran dari sty atau dirtek baru," tulis @why****.
"Terlalu berharap besar, liat saja yang di ajak siapa , itu pelatih dan staff untuk timnas, bisa aja bicara soal timnas, dan termasuk TC untuk timnas," ucap @ser****.
"Pelatih baru dari korea?" tanya @dewa*****.
"Bisa jadi nunggu STY habis kontrak makanya Teco gak diganti," tulis @cok****.
(Bolatimes)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Brasil Dibuat Mati Kutu Saat Lawan Timnas Indonesia, Vinicius Jr Susah Dapat Bola, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Tampar Mulut Netizen, Erick Thohir Naturalisasi Emil Audero dan Mees Hilgers untuk Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Dipuji Pelatih Singapura, Sebut Timnas Indonesia Banyak Perubahan dan Makin Kuat
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya