Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso menyayangkan banyaknya peluang yang tercipta, terutama pada babak pertama, tidak dapat dikonversi menjadi gol saat menjamu Barito Putera pada laga BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (8/7/2023).
Persebaya ditahan imbang Barito Putera 1-1. Pada pertandingan tersebut, tim tamu unggul terlebih dahulu pada menit ke-28 lewat sepakan Murilo Otavio Mendes. Sementara gol penyeimbang tuan rumah diciptakan Bruno Moreira pada menit ke-44.
"Ini merupakan PR (pekerjaan rumah) bagi kami untuk pertandingan berikutnya melawan PSIS Semarang agar bisa lebih maksimal," ucapnya saat konferensi pers usai pertandingan.
PR tersebut, lanjutnya, adalah penyelesaian akhir saat berada di daerah lawan agar berbuah gol.
"Finishing yang masih kurang, tentunya segera kami perbaiki agar saat melawan PSIS bisa maksimal," sambungnya seperti dimuat ANTARA.
Namun, menurut pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro tersebut, tidak ada yang salah dari segi permainan yang ditampilkan anak asuhnya saat melawan klub yang berjuluk Laskar Antasari tersebut.
"Secara keseluruhan tidak ada yang salah dari pemain saya, cara bermain juga tidak ada masalah dan ini masih normal," katanya.
Sementara itu, pemain Persebaya Reva Adi Utama juga menambahkan jika hasil seri melawan Barito Putera di kandang sendiri merupakan hal yang tidak diinginkan.
"Tapi beginilah sepak bola, tentunya kami akan perbaiki ke depannya," ucapnya.
Meskipun begitu, dirinya tetap mengapresiasi seluruh pemain dari kedua kesebelasan yang telah bermain dengan baik.
"Semua pemain menunjukkan kemampuan yang baik saat di lapangan," katanya.
Berita Terkait
-
Lini Depan Persija Tumpul Saat Lawan PSM, Peluang Marko Simic Tampil di Markas Persikabo 1973 Terbuka Lebar
-
Persija Tandang ke Markas Persikabo 1973, Thomas Doll Tak Ingin Macan Kemayoran Bernasib Seperti Musim Lalu
-
Hasil BRI Liga 1: Erwin Gutawa Diusir Keluar Lapangan di Akhir Laga, PSM Makassar Dipaksa Menyerah Dewa United
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey