Suara.com - Aksi gemilang kiper andalan Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa di BRI Liga 1 2023/2024 panen pujian. Sang penjaga gawang pun dinilai sangat layak untuk kembali diberi kesempatan membela Timnas Indonesia lagi.
Andritany sontak viral usai tampil heroik membawa Persija meraih kemenangan perdana di Liga 1 musim ini. Kiper berusia 31 tahun yang akrab disapa Bagol itu memang main gemilang saat Persija melibas Bhayangkara FC 4-1 dalam laga pekan ketiga Liga 1, Minggu (16/7/2023) malam.
Tercatat, Andritany sukses melakukan sedikitnya enam penyelamatan penting dari peluang bersih Bhayangkara FC. Pemilik 18 caps bersama Timnas Indonesia senior itu beberapa kali melakukan penyelamatan heroik jarak dekat.
Berkat penampilan gemilangnya itu, gawang Persija hanya dapat dibobol satu kali oleh Bhayangkara FC.
Andritany pun didukung penuh untuk bisa comeback ke Timnas Indonesia, setelah di rezim kepelatihan Shin Tae-yong ia tak pernah dipanggil lagi untuk melakoni tugas negara.
Akun Instagram fanbase Timnas Indonesia, @garudafansbook, dalam unggahannya memuji habis kualitas Andritany sebagai shotstopper.
Dalam unggahan itu, kiper kelahiran Jakarta tersebut dinilai memiliki refleks yang bagus dan selalu konsisten penampilannya bersama Persija.
"Andritany kalau soal reflek nggak perlu didebatin, dia salah satu yang terbaik di negara ini," tulis @garudafansbook, dikutip Senin (17/7/2023).
"Andritany selalu konsisten dengan penampilannya. Entah berapa save ia buat untuk Persija lawan Bhayangkara. Sangat layak untuk diberi kesempatan membela timnas lagi."
Baca Juga: Bikin Assist di Liga Norwegia, Bukti Shayne Pattynama Tetap Profesional di Tengah Rumor Transfer
Setali tiga uang, dalam kolom komentar unggahan tersebut, netizen sepak bola Indonesia khususnya The Jakmania pun ramai-ramai mendukung Andritany untuk kembali ke skuad Garuda.
Pasalnya, kapten Persija tersebut dianggap sebagai kiper terbaik yang ada di Indonesia untuk saat ini.
Bersama Timnas Indonesia, Andritany tercatat melakoni debutnya pada 26 Maret 2014. Namun, ia terakhir kali membela skuad Garuda pada 2019 di masa kepelatihan Simon McMenemy.
Tag
Berita Terkait
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya
-
Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Lelah Fisik dan Mental, STY Kasih Porsi Latihan Khusus 6 Pemain Timnas Indonesia di Persija
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh