Suara.com - Salah satu nama pelatih yang dianggap layak mengisi posisi yang ditinggalkan Luis Milla sebagai nakhoda Persib Bandung ialah Park Hang-seo. Eks pelatih Timnas Vietnam ini patut diperhitungkan sebagai kandidat yang cocok.
Park Hang-seo menjadi salah satu pelatih yang namanya sudah tak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia. Sebab, kiprahnya bersama Timnas Vietnam sukses mencuri perhatian, tak hanya di ASEAN, tetapi juga Asia.
Itulah sebabnya, juru taktik asal Korea Selatan ini dinilai punya sederet kemampuan yang sesuai untuk membawa Persib Bandung kembali berjaya setelah mereka harus berpisah dengan Luis Milla
Berikut Suara.com menyajikan tiga alasan yang membuat mantan pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, cocok tangani Persib Bandung yang ditinggal Luis Milla.
1. Pelatih yang Kaya Pengalaman
Park Hang-seo memang dikenal sebagai salah satu sosok pelatih yang punya pengalaman melimpah di dunia racik strategi. Itulah sebabnya, Persib layak mempertimbangkannya menjadi salah satu kandidat.
Sebelum menjadi pelatih kepala, Park Hang-seo pernah bertugas sebagai asisten pelatih Guus Hiddink yang ditunjuk sebagai pelatih Timnas Korea Selatan, tepatnya ketika mereka menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002.
Setelah itu, dia juga pernah menangani Timnas Korea Selatan U-23 di Asian Games 2002 yang menghasilkan medali perunggu. Tugasnya kemudian berlanjut bersama sejumlah klub seperti Gyeongnam FC, Chunnam Dragons, Sangju Sangmu, hingga Changwon City.
2. Rekam Jejak Mentereng
Baca Juga: Persib Bisa Jadikan Park Hang-seo, Rival Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru, Ini Alasannya
Hasil pekerjaan Park Hang-seo selama dikontrak Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) memang tak perlu diragukan. Sejak tahun 2017, pelatih asal Negeri Ginseng ini sudah melakukan transformasi besar-besaran.
Park tak hanya membawa The Golden Star berjaya di Asia Tenggara, tetapi juga Asia. Di ajang Piala Asia U-23 2018, ia membawa anak asuhnya keluar sebagai runner-u-.
Setelah itu, ada gelar Piala AFF 2018 yang sukses dipersembahkan pelatih ini. Selain itu, Park Hang-seo juga sukses menyabet dua medali emas SEA Games secara beruntun, yakni pada 2019 dan 2021.
3. Gaya Bermain Baru untuk Persib
Selama mengasuh Timnas Vietnam, Park Hang-seo memang dikenal dengan sosok juru taktik yang temperamental saat mendampingi anak asuhnya di pinggir lapangan. Hal itu tak terlepas dari etos kerja dan daya juangnya yang tinggi.
Sebelum laga, pelatih berusia 65 tahun ini sering kali turun ke lapangan untuk mengamati langsung bagaimana penampilan calon lawannya. Ini menjadi analisis untuk memetakan kekuatan lawan.
Jika Persib Bandung ditangani Park Hang-seo, maka tim Pangeran Biru bakal memiliki gaya bermain baru yang mengandalkan kerja keras, etos kerja, dan daya juang tinggi seperti Vietnam.
(Penulis: Muh Faiz Alfarizie)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta
-
Perkuat Lini Depan, Kendal Tornado FC Datangkan Striker Rizky Dwi Pangestu
-
Ironi Stadion Dallas: Rumput Hasil Riset 5 Tahun akan Dibongkar Usai Duel Prancis vs Spanyol
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Tensi Panas Ruang Ganti Inggris Jelang Hadapi Argentina, Thomas Tuchel Adu Argumen dengan Pemain
-
Prancis vs Spanyol: Les Bleus di Antara Dendam dan Misi Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Dibuat Kecewa Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Piala AFF 2026 di Mata John Herdman: Lebih dari Sekadar Gengsi Asia Tenggara
-
Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner
-
Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa