Suara.com - Marselino Ferdinan tampil penuh ketika KMSK Deinze memainkan laga pramusim 2023 kontra klub Liga Belanda, Dordrecht pada Kamis (3/8/2023) dini hari WIB. Laga ini pada akhirnya rampung dengan skor sama kuat 1-1.
Marselino Ferdinan menjadi satu-satunya pemain asal Asia yang tampil di laga ini. Bukan hanya di kubu KMSK Deinze, melainkan juga lawannya tidak menyertakan pemain dari Benua Kuning.
Pelatih Marc Grosjean mempercayakan satu tempat di lini tengah untuk Marselino Ferdinan. Dia bahu-membahu dengan kapten Gaetan Hendricks serta Jellert Van Landschoot dan Alessio Staelens sebagai motor serangan.
KMSK Deinze tertinggal lebih dulu saat pertandingan beralan 11 menit. Dordrecht mampu mempertahankan keunggulan itu hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Marselino ditarik keluar. Marc Grosjean menggantinya dengan Jur Schryvers.
Klub kasta kedua Liga Belgia itu sempat kesulitan untuk mencari gol penyama kedudukan. Mereka baru mendapatkanya saat waktu normal tersisa sembilan menit melalui Lennart Mertens.
Bagi Marselino, kembali mendapatkan kesempatan tampil di laga pramusim kian menegaskan pentingnya kehadiran eks Persebaya Surabaya itu di skuad KMZK Deinze.
Gelandang 18 tahun itu diketahui mampu memanfaatkan kesempatan bermain di beberapa laga pramusim 2023 dengan sangat baik, termasuk mencetak gol dan assist.
Bahkan, ketika KMZK Deinze kalah 2-5 dari FC Groningen, Marselino Ferdinan memborong seluruh gol yang diciptakan timnya.
Baca Juga: Hasil AC Milan vs Barcelona: Gol Tunggal Ansu Fati Menangkan Blaugrana
Melihat progres yang ditunjukkan Marselino Ferdinan, bykan tak mungkin sang pemain akan mendapatkan kesempatan tampil di tim utama KMSK Deinze pada musim reguler Challenger Pro League (CPL) atau kasta kedua Liga Belgia.
KMSK Deinze dijadwalkan bakal menjalani laga uji coba terakhir mereka dengan menghadapi Knokke pada 5 Agustus, sebelum memulai musim baru di CPL menghadapi Patro Eisden pada 13 Agustus mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan