Suara.com - Menggilanya jual-beli pemain musim panas 2023 bikin dua pelatih top dunia khawatir, omelan Juergen Klopp dan Pep Guardiola seolah mempertanyakan kapan tutupnya bursa transfer di Liga Arab Saudi.
Juergen Klopp mengaku khawatir dengan aktivitas transfer Liga Arab Saudi di musim panas 2023, UEFA dan FIFA didesak untuk segera mengatasi.
Kekhawatiran Klopp bukan tanpa alasan karena saat jendela transfer Eropa sudah ditutup, jual-beli pemain di Liga Arab Saudi masih terbuka lebar.
Kapan bursa transfer Liga Arab Saudi ditutup tengah menjadi pertanyaan besar bagi banyak kalangan, termasuk Juergen klopp.
"Pengaruh Arab Saudi? Kita lihat saja. Saya tidak tahu. Saat ini sepertinya mereka memiliki pengaruh cukup besar, sangat masif." ucap Klopp dikutip dari AFP.
Lantas kapan bursa transfer Liga Arab Saudi bakal ditutup? usut punya usut berselang tiga pekan setelah jendela transfer Eropa ditutup.
Bursa transfer Liga Arab Saudi tepatnya ditutup pada 20 September mendatang, kondisi yang membuat klub-klub Eropa ketar-ketir.
Mereka tak tenang karena bisa kapan saja sepanjang belum menyentuh tanggal tersebut para pemain masih bisa diculik untuk hijrah ke Arab.
Sebaliknya klub-klub Benua Biru tak memiliki cukup kekuatan untuk bisa mendapatkan pemain yang setara dengan pemain yang dilepaskan.
Baca Juga: Hasil BRI LIga 1: Tekuk Tuan Rumah Persita Tangerang, Bhayangkara FC Petik Kemenangan Perdana
Pep Guardiola selaku pelatih Manchester City merasa kehadiran klub-klub Liga Arab Saudi di bursa transfer merupakan sebuah ancaman.
Bukan secara personal terhadap klub-klub, melainkan Arab Saudi mampu membuat liga yang lebih kompetitif ketimbang liga-liga di Eropa, termasuk Premier League.
"Ini bukan tentang ancaman, ini adalah kenyataan. Mereka sedang membuat liga yang kuat dan sejauh ini bisa melakukannya," ucap Pep Guardiola.
"Liga Inggris bisa belanja besar karena organisasi mereka lebih baik dan pendapatan juga tinggi.
"Sekarang dengan keadaan Liga Arab Saudi, saya tidak tahu seberapa lama mereka bisa mempertahankan itu.
"Tapi saat ini pemain ingin mendapat pengalaman untuk bertanding di sana.
"Arab Saudi sudah mengubah pasar." imbuhnya.
(Penulis: Eko Isdiyanto)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
Terkini
-
Lonjakan Harga Minyak Dunia Membawa Tekanan Baru saat Perang di Selat Hormuz Makin Panas
-
Menanti Putusan Praperadilan Kedua Roy Suryo: Bebas atau Tetap Tersangka?
-
Daftar Hadiah Juara Piala Dunia 1982-2026: Dulu Cuma Jutaan, Sekarang Triliunan
-
Sunscreen Wardah SPF 35 yang Bagus Apa? Ini 2 Pilihan dengan Review Positif dari Pengguna
-
Wali Murid Little Aresha Yogyakarta Geram 3 Orang Belum Diperiksa, 3 Lainnya Melenggang Bebas
-
Mau Wisuda Kekinian tapi Tetap Hemat? Ini 6 Tips yang Bisa Dicoba
-
7 Walking Shoes Lokal Tanpa Tali Mulai Rp100 Ribuan, Nyaman dan Praktis untuk Jalan Jauh
-
Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri Sore Ini, Evaluasi Besar Program Pemerintah Dimulai
-
Curhat Bos Tanker Was-was Kondisi Skenario Terburuk di Selat Hormuz, Takut Dirudal Iran
-
Balita di Bekasi Tewas di Tangan Ibu Tiri, Menteri PPPA Beri Peringatan Keras!