Suara.com - Pemain keturunan, Rafael Struick mendapatkan julukan baru dari rekan setimnya di ADO Den Haag usai resmi jadi bagian Timnas Indonesia.
Rafael Struick beberapa waktu lalu jalani debut bersama Timnas Indonesia pada FIFA Matchday melawan Palestina. Ia juga kembali dipercaya oleh Shin Tae-yong untuk melawan Argentina.
Penampilan winger 20 tahun tersebut memang luar biasa. Meskipun tak mencetak gol, ia berhasil membuat suporter Timnas Indonesia salut.
Ia pun langsung menjadi idola fans sepak bola Tanah Air. Tak sampai di situ saja, ternyata winger Timnas Indonesia tersebut juga mendapatkan julukan baru dari rekan setimnya di ADO Den Haag.
"Ketika saya datang pada hari pertama persiapan, mereka langsung memanggil saya superstar," ujar Rafael Struick dilansir dari omroepwest.nl.
Tetapi ia enggan larut dalam pujian tersebut. Menurutnya, ia tetap fokus untuk berlatih dan bekerja ekstra keras, serta menjadi diri sendiri.
"Ketidakterbukaan di Den Haag hanya memberi saya alasan untuk terus bekerja ekstra keras. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua hal terlihat jelas. Saya hanya harus tetap menjadi diri saya sendiri. Saya sebenarnya menyukai kenyataan bahwa saya tidak begitu cepat dikenali di sini," pungkasnya.
Adapun Rafael Struick masuk dalam skuad utama klub Eerstee Divisie atau kasta kedua Liga Belanda pada musim 2023/2024.
Rafael Struick kemungkinan bakal kebagian untuk tampil bersama Timnas Indonesia pada FIFA Matchday selanjutnya. Kesempatan tersebut datang saat Timnas Indonesia menantang Turkmenistan pada 8 September 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!