Suara.com - Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti mengatakan Garuda United U-17, penamaan tim selama uji coba, mampu bermain lebih baik saat menghadapi Kashima Antlers dibanding saat melawan FC Barcelona Juvenil A meski kalah 2-3.
“Hari ini sudah ada kemajuan dari pada pertandingan pada Rabu (2/8/2023) karena pemain lebih bermain build up kemudian organisasi bertahan lebih baik,” kata Bima Sakti di Denpasar, Sabtu (5/8/2023).
Menurut dia, kekalahan dari tim Jepang pada laga uji coba kedua yang berlangsung di GOR Ngurah Rai, Bali tersebut menimbulkan sedikit kekecewaan dan akan dijadikan bahan evaluasi tim.
“Karena memang agak kesulitan mencari analisa video mereka. Kami hanya mendapat video seniornya dan timnas Jepang, jadi kami memang sedikit lengah di set piece,” sambungnya seperti dimuat ANTARA.
Dalam pertandingan uji coba ini, Bima Sakti menurunkan 11 pemain utama yaitu Ikram Algiffari, Amirul Amin, Muhammad Iqbal Gwijangge, Sulthan Zaky, Rizdjar Nurviat, Figo Dennis, Muhammad Kafiatur, Ji Da Bin, M Riski Afrisal, Muhammad Nabil Asyura, dan Arkhan Kaka Putra.
Sejak babak pertama dimulai, Garuda United U-17 dan Kashima Antlers saling memberi tekanan, hingga akhirnya pada menit ke-31 pemain asal Jepang Yugo Okawa mendapat kartu kuning setelah melanggar Ji Da Bin.
Namun, Kashima mampu membuka keunggulan melalui gol yang dicetak Haruto Masumoto pada menit ke-47. Keunggulan tim Jepang pun bertahan hingga turun minum.
Pada paruh kedua, Bima Sakti mulai memberi kesempatan pemain di bangku cadangan yaitu Jehan Pahlevi, Habil Akbar, Achmad Zidan, Mokh Hanif, Aaron Liam, dan Muhammad Ridho.
Garuda United U-17 pun berhasil mencetak gol penyeimbang lewat tendangan penalti Figo Dennis di menit ke-56, kemudian sempat memimpin lewat gol Riski Afrisal di menit ke-64.
Baca Juga: Timnas Indonesia Waspada, Vietnam Akan Kedatangan Kiper Naturalisasi
Tak bertahan lama, Kashima Antlers berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Koji Oyama di menit ke-70 dan membalikkan keadaan lewat sundulan Koji Oyama di menit ke-88.
Pelatih Kepala Kashima Antlers Mitsuo Ogasawara mengaku senang dengan hasil akhir pertandingan, namun ia mengakui kehebatan timnas junior Indonesia itu.
Menurut dia, ada beberapa pemain Garuda United U-17 yang memiliki kemampuan di atas rata-rata pemain lainnya, namun secara keseluruhan tim asuhan Bima Sakti itu bekerja dengan baik.
“Terus terang sangat kesulitan melawan permainan Garuda United U-17. Tapi seiring dengan berjalannya pertandingan, sedikit demi sedikit kami menemukan performa terbaik sehingga bisa melakukan comeback dengan sisa waktu. Ke depan Garuda United sepertinya akan bisa berbicara banyak di kejuaraan internasional U-17,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia