Suara.com - Nasib Arema FC sebagai tim pesakitan di BRI Liga 1 2023/2024 tak hanya terlihat dari hasil pertandingannya saja. Dari segi jumlah penonton, laga kandang tim Singo Edan selalu sepi peminat.
Selepas meletusnya Tragedi Kanjuruhan, Arema FC memang harus terusir dari Malang. Pada Liga 1 musim ini, tim Singo Edan memutuskan untuk berkandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Akibat terusir itulah, laga kandang Arema FC tak diminati penonton. Selain karena munculnya aksi boikot dari Arek Malang yang enggan mendukung Sindo Edan, jarak tempuh menuju Pulau Dewata menjadi faktor tersendiri.
Berikut ini adalah 3 fakta tentang sepinya penonton laga kandang Arema FC usai Tragedi Kanjuruhan:
1. Jumlah penonton sangat sedikit
Sejauh ini, Arema FC memang sudah menjalani tiga laga kandang di Liga 1 2023/2024. Dari data yang dihimpun dari laman resmi PT LIB, jumlah penontonnya sangat memprihatinkan.
Pada pertandingan kandang pertama melawan Persib Bandung, misalnya, jumlah penonton yang menghadiri laga kandang pertama Singo Edan ini hanya mencapai 305 orang.
Jumlah ini memang terhitung sedikit apabila dibandingkan dengan kapasitas Stadion Kapten I Wayan Dipta. Sebab, secara persentase, nominal ini hanya mencapai 2 persen dari kapasitas. Namun, jumlah ini sebetulnya menjadi yang tertinggi.
Sebab, saat Singo Edan menggelar laga kandang berikutnya melawan Bali United, jumlah penonton yang hadir hanya menyentuh 288 orang. Angka ini juga setara dengan 2 persen dari kapasitas stadion tersebut.
Adapun yang paling parah ialah laga kandang melawan Barito Putera. Dalam duel yang berlangsung pada Sabtu, 5 Agustus 2023 itu, Arema FC hanya didatangi sebanyak 87 penonton saja.
Artinya, jumlah ini tak sampai satu persen dari kapasitas Stadion Kapten I Wayan Dipta. Pada laga itu pula, Singo Edan juga menjadi bulan-bulanan lawannya. Mereka digasak empat gol tanpa balas oleh Laskar Antasari.
2. Arek Malang enggan mendukung Arema FC
Salah satu faktor yang membuat jumlah penonton laga kandang Arema FC sepi adalah aksi boikot dari Arek Malang. Arek Malang enggan mendukung Arema FC karena mereka kecewa dengan manajemen tim yang dinilai tidak serius dalam menangani kasus Tragedi Kanjuruhan.
Akibat aksi boikot ini, Arema FC harus bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta tanpa dukungan suporter. Hal ini tentu membuat suasana pertandingan menjadi kurang menarik dan terkesan hambar.
3. Jarak tempuh menuju Pulau Dewata yang jauh
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
-
Bos Eredivisie Beberkan 2 Opsi Agar Pemain Timnas Indonesia Bisa Kembali Bermain di Belanda
-
3 Negara Kuat yang Absen di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
-
Daftar Skuad Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026, Ada Muhammad Albagir
-
Pelatih Belanda Kasih Tantangan untuk Ivar Jenner, Apa Itu?
-
Media Bulgaria Kagum dengan Permainan dan Mental Timnas Indonesia
-
Alasan Maarten Paes Lolos dari Polemik Paspor Tak Seperti Dean James Hingga Nathan Tjoe-A-On
-
Pelatih Belanda Angkat Topi dengan Penampilan Ivar Jenner Bersama Timnas Indonesia
-
Berpisah dengan John Herdman, Nova Arianto Mulai Blusukan Bentuk Timnas Indonesia U-20
-
Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria