Suara.com - Kapten Borneo FC, Diego Michiels mendapatkan sanksi teguran keras dari Komdis PSSI. Keputusan itu lantas diprotes olehnya.
Hasil sidang Komdis PSSI belum lama ini memutuskan bahwa Diego Michiels mendapatkan sanksi teguran keras usai perbuatannya di laga Borneo FC vs RANS Nusantara.
Komdis PSSI menganggap bahwa pemain berusia 33 tahin ini dianggap memaksa pemain lawan untuk berdiri saat terjatuh.
Dalam laga ini, pertandingan berakhir imbang dengan skor 1-1. Borneo FC unggul lebih dulu berkat gol Leo Guntara pada menit ke-83.
Akan tetapi, RANS Nusantara FC mampu menyamakan kedudukan berkat gol striker asingnya, Evandro Brandao.
Nah, di laga tersebut Diego Michiels mengaku mengangkat kiper RANS Nusantara Hilmansyah yang 'guling-guling' atau mengulur waktu. Ia protes terhadap sanksi yang diberikan Komdis PSSI.
"Dapat teguran keras karena saya angkat kiper Rans saat lagi guling-guling FC. Aneh FC," komentar Diego Michiels terhadap keptusan Komdis PSSI.
Terlepas dari itu, kini Borneo FC duduk di peringkat ke-9 klasemen sementara BRI Liga 1 2023/2024 dengan koleksi 10 poin. Selanjutnya Pesut Etam bakal menghadapi Persikabo 1973.
Berita Terkait
-
Bali United vs PSM Makassar, Teco Ingin Ulangi Memori Manis
-
Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini 11-14 Agustus 2023, PSM Makassar, Persebaya Hingga Persib Bandung
-
Prediksi Bali United vs PSM Makassar di BRI Liga 1 Sore Ini: Head to Head, Susunan Pemain, dan Skor
-
5 Fakta Jelang Bali United vs PSM Makassar, Rebutan Puncak Klasemen BRI Liga 1
-
Shin Tae-yong: Piala AFF U-23 Rugikan Liga 1 Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Kapten Inter Milan: Kami Minta Maaf kepada Emil Audero
-
Tak Jadi Dibuang, Begini Alasan Pelatih Ipswich Town Pertahankan Elkan Baggott
-
Dari PSG Hijrah ke Persib Bandung, Layvin Kurzawa: Istri Saya Menangis
-
Bukan Ultras Inter! Pelaku Tunggal Pelempar Flare ke Emil Audero Akhirnya Ditangkap
-
Timnas Indonesia Krisis Striker Abroad Eropa Andai Mauro Zijlstra Gabung Persija
-
4 Pemain Timnas Indonesia Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026
-
Inter Milan Terancam Sanksi Berat Usai Petasan Suporter Lukai Pelaku dan Targetkan Emil Audero
-
Striker Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Jadi Incaran Persebaya Surabaya
-
Thom Haye Emosional Main di Solo, Kota Kelahiran Sang Kakek
-
Pemain Keturunan Rp 86,91 Miliar Menghilang saat 'Sidak' John Herdman ke Eropa, Ada Masalah Apa?