Suara.com - Timnas Indonesia U-23 mesti belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya karena ada beberapa klub yang justru didiskualifikasi karena memainkan pemain yang tidak sah.
Pengalaman itu harus menjadi perhatian Timnas Indonesia U-23 karena dua pemainnya, yakni Komang Teguh Trisnanda dan Titan Agung, masih mendapatkan sanksi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Manajer Timnas Indonesia U-23, Endri Erawan, menjelaskan bahwa Komang Teguh dan Titan Agung tak bisa dimainkan menyusul surat yang dikirimkan oleh AFC buntut keributan pada partai final SEA Games 2023.
Skuad Garuda Muda bisa saja mendapatkan hukuman yang berat, termasuk ancaman diskualifikasi, apabila nekat memainkan Komang Teguh dan Titan Agung saat menghadapi Piala AFF U-23 2023.
Berikut 3 klub yang pernah mendapatkan sanksi diskualifikasi karena memainkan pemain yang tidak sah.
1. Kanjuruhan FC Dicoret dari Liga 3 2018
Salah satu klub kasta ketiga, Kanjuruhan FC, pernah mendapatkan sanksi berat dari Komisi Disiplin (Komdis) Asprov Jawa Timur. Mereka dicoret dari Liga 3 Zona Jawa Timur 2018 karena melanggar aturan.
Sebab, Kanjuruhan FC saat itu dituding menggunakan pemain yang tidak sah dalam dua pertandingan menghadapi Persekabpas Pasuruan dan PSIL Lumajang.
Pemain yang diturunkan tersebut belum mendapatkan pengesahan dari Asprov PSSI Jawa Timur. Merujuk Pasal 56 Kode Disiplin PSSI, sanksinya sesuai dengan Pasal 11 dan Pasal 25.
Baca Juga: Jelang Piala AFF U-23 2023, Alfeandra Dewangga Jadi Sorotan Media Malaysia
2. Persibo Bojonegoro di Liga 3 2021
Selain Kanjuruhan FC, nasib serupa pernah dialami oleh Persibo Bojonegoro saat mengikuti Liga 3 Zona Jawa Timur 2021. Mereka dinilai menurunkan pemain yang tidak sah saat bertanding melawan Mitra Surabaya.
Duel itu terjadi pada babak 32 Besar Liga 3 Jawa Timur 2021. Menurut Komdis PSSI Jawa Timur, Persibo memainkan pemain yang menggunakan identitas yang tak sesuai dengan nomor punggung yang didaftarkan ke Asprov PSSI Jawa Timur.
Akibatnya, Persibo didiskualifikasi dari Liga 3 Zona Jawa Timur 2021 karena melanggar Pasal 56 Kode Disiplin PSSI. Padahal saat itu mereka sukses menang 1-0 dan berhak lolos ke fase 16 besar.
3. Real Madrid Copa del Rey 2015/2016
Pada ajang Copa del Rey 2015/2016, Real Madrid juga pernah gigit jari karena dicoret dari kejuaraan itu. Sebab, Los Blancos kedapatan menggunakan pemain yang tidak sah.
Saat itu, Denis Cheryshev ternyata masih mendapatkan sanksi larangan bermain setelah mendapatkan akumulasi tiga kartu kuning ketika menjalani masa pinjaman bersama Villarreal.
Namun, Real Madrid ternyata tak tahu dengan hukuman itu. Cheryshev justru dimainkan pada laga 32 besar Copa del Rey melawan Cadiz. Hasilnya, Federasi Sepak Bola Spanyol mendiskualifikasi Madrid dari ajang tersebut.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia
-
2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam
-
Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan
-
Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit
-
Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing
-
Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim