Suara.com - Dunia sepakbola Liga Inggris dikejutkan dengan kabar cedera yang menimpa pemain Manchester United, Mason Mount. Meskipun memiliki potensi besar, Mount belum mampu menunjukkan performa terbaiknya dan kini ia harus menghadapi tantangan baru dalam bentuk cedera.
Cedera tersebut terjadi dalam pertandingan di mana Manchester United menelan kekalahan 0-2 dari Tottenham Hotspur pada pekan kedua Liga Inggris.
Mason Mount, yang bergabung dengan tim dengan nilai transfer mencapai 60 juta poundsterling, harus merasakan rasa sakit cedera dalam pertandingan tersebut.
Tidak hanya itu, cedera ini juga berdampak pada kemampuan Mason Mount untuk memperkuat timnas Inggris.
Dalam jadwal kualifikasi Piala Eropa 2024, Mason Mount dipastikan tidak akan bisa bermain saat timnas Inggris menghadapi Ukraina pada 9 September dan menghadapi Skotlandia dalam pertandingan uji coba pada 12 September.
Para ahli memperkirakan bahwa Mason Mount akan absen selama kurang lebih satu bulan untuk pemulihan cederanya.
Kabar ini tentu menjadi pukulan keras bagi Manchester United, karena Mason Mount diharapkan dapat menjadi bagian kunci dalam strategi tim di bawah arahan pelatih Erik ten Hag.
Situasi cedera yang dialami oleh Mason Mount juga menambah daftar pemain Manchester United yang harus menghadapi masalah serupa.
Sebelumnya, Rasmus Hojlund, penyerang asal Denmark yang baru saja direkrut oleh Setan Merah, juga mengalami masalah cedera di bagian punggung setelah bergabung dengan tim.
Baca Juga: Tak Jadi Pilihan Utama di Chelsea, Lewis Hall Resmi Gabung Newcastle United
Sejak pertama kali didatangkan, Mason Mount selalu dipercayakan sebagai pemain inti dalam dua pertandingan Manchester United.
Meski demikian, ia belum mampu memberikan kontribusi optimal, baik dalam mencetak gol maupun memberikan assist, selama 153 menit bermain di atas lapangan.
Situasi ini pun berdampak pada posisi Manchester United dalam peringkat klasemen Liga Inggris.
Saat ini, tim masih berada di luar 10 besar dengan hanya mengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan yang telah dilakoni.
Menariknya, Manchester United terpaut tiga poin dari tim puncak klasemen, Brighton & Hove Albion, yang berhasil meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal Liga Inggris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kondisi Terkini Christian Pulisic, Lini Serang Amerika Serikat Berpikir Keras Jelang Lawan Australia
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola