Pada tahun 1943, SIVB kemudian berganti nama menjadi Persatuan Sepak Bola Indonesia Surabaja (Persebaja) hingga kini dikenal sebagai Persebaya Surabaya.
6. Persekap Pasuruan
Persebaya Surabaya bukanlah klub tertua di Jawa Timur. Sebelum Bajul Ijo ada nama Persekap Pasuruan yang berdiri pada tahun 1926.
Hingga saat ini, Persekap Pasuruan masih eksis dan tercatat bermain di Liga 3 zona Jawa Timur, meski punya perjalanan apik dan menembus kasta teratas pada musim 2011/2012.
5. Persiwa Wamena
Dari tanah Papua, ada Persiwa Wamena yang lahir pada 1925. Meski telah berdiri sejak lama, tim berjuluk Badai Pegunungan ini baru berkompetisi di kasta teratas pada 2005.
Catatan Persiwa di sepak bola Indonesia pun cukup apik, meski tak sementereng tetangganya yakni Persipura Jayapura.
4. Persisam Samarinda
Dari tanah Kalimantan, ada nama Persisam Samarinda yang lahir pada tahun 1925. Kini klub ini sendiri sudah tak eksis lagi.
Baca Juga: Jaring Talenta Sepak Bola Putri, MilkLife Soccer Challenge Diikuti 2.100 Siswi dari 175 Tim
Pasalnya, Persisam sudah diakuisisi dan berubah nama menjadi Bali United yang mampu menorehkan tinta apik di kompetisi Liga 1.
3. Persis Solo
Persis Solo juga merupakan salah satu klub tertua di Indonesia yang lahir pada 1923 dengan nama Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB).
Persis Solo pun punya tinta emas dalam sejarah sepak bola Indonesia, yakni sebagai salah satu klub pendiri PSSI atau federasi sepak bola Indonesia.
2. PPSM Magelang
Bergeser sedikit dari Solo, ada PPSM Magelang yang merupakan salah sat klub tertua dan salah satu pelopor PSSI yakni PPSM Magelang yang berdiri pada 1919.
Saat itu, PPSM berdiri dengan nama Indonesische Voetbal Bond Magelang (IVBM) dan berganti menjadi PPSM usai PSSI berdiri.
1. PSM Makassar
Untuk klub tertua di Indonesia dipegang oleh raksasa Sulawesi, yakni PSM Makassar yang lahir pada 1915 dengan nama Makassar Voetbal Bond (MVB).
Perubahan nama dari MVB ke PSM Makassar sendiri tak lepas dari penjajahan Jepang yang menghapuskan semua nuansa Belanda di Indonesia.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU