Suara.com - Pertandingan sengit antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, dalam pekan ke-11 Liga 1 2023/2024, berubah menjadi sorotan setelah kericuhan yang terjadi antara suporter Persija. Hasil pertandingan berakhir imbang 1-1, tetapi tampaknya sekelompok suporter tidak menerima hasil ini dengan tenang.
Para oknum suporter ini meluncurkan air mineral, baik dalam plastik maupun botol, menuju lapangan, mengabaikan upaya steward untuk meredam aksi mereka.
Namun, meskipun kericuhan terjadi, suasana di dalam stadion tetap terkendali, dengan hanya sejumlah kecil suporter yang menyuarakan ketidakpuasan mereka dengan berteriak. Penonton lainnya mulai meninggalkan tribune dengan tertib.
Tidak hanya para pemain dan penonton yang terkena dampaknya, awak media juga menjadi sasaran dari keributan ini.
Mereka diminta untuk tidak mengabadikan aksi-aksi di tribune dengan foto atau video, untuk menghindari jadi sasaran lemparan botol air mineral.
Di luar stadion, beberapa keributan juga terjadi, meskipun penyebab pastinya tidak diketahui. Aparat keamanan berhasil mengamankan beberapa individu dari kerumunan.
Situasi semakin memanas, dan dalam keadaan seperti ini, koordinator lapangan (korlap) dari The Jakmania harus bekerja ekstra keras. Mereka berusaha untuk mengamankan orang-orang yang diduga menjadi penyusup dan menghadapi amukan massa.
Namun, berkat upaya keras dari aparat keamanan, steward, dan korlap The Jakmania, situasi akhirnya membaik. Kericuhan di luar stadion dapat diatasi dengan baik.
Pascapertandingan, pemain Persib tidak langsung meninggalkan stadion, meskipun mereka telah menggelar sesi jumpa pers. Aparat keamanan menjaga ketat area sekitar stadion.
Baca Juga: David da Silva: Persib Bandung Harusnya Menang Lawan Persija Jakarta
Pada sekitar pukul 18.30, pemain Persib mulai meninggalkan stadion dengan pengawalan ketat.
Mereka langsung masuk ke dalam kendaraan lapis baja yang disiapkan, dengan empat baracuda digunakan untuk tujuan ini.
Sementara itu, pemain Persija juga pulang ke markas mereka, dengan menggunakan bus tim. Aparat keamanan bersama dengan korlap The Jakmania mengamankan jalur pulang mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat