Suara.com - Para pemain Timnas Indonesia fokus latihan taktik menjelang laga FIFA Matchday melawan Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (8/9/2023).
"Concern dalam tiga hari latihan ini lebih ke taktik dalam pertandingan nanti, jadi kami harus fokus untuk bisa melaksanakan apa yang menjadi arahan pelatih," ungkap penyerang sayap Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri seperti dilansir Antara, Kamis.
Selanjutnya, Egy bersama tim tinggal menunggu hasil evaluasi dari Shin Tae-yong saat video meeting menjelang pertandingan.
"Saat ini, masih belum tahu apa yang menjadi kekurangan kami, mungkin saat Coach Shin sudah melihat video kami baru akan diberi tahu saat video meeting nanti," beber pemain kelahiran Medan itu.
"Untuk sekarang kami akan fokus pada tim agar bisa menjalankan apa yang diinginkan pelatih," katanya menambahkan.
Egy menyatakan tidak ada masalah jika saat latihan di Lapangan Thor Surabaya menjelang pertandingan melawan Turkmenistan tidak didampingi pelatih Shin Tae-yong. Hal ini dikarenakan masih ada asisten pelatih yang mempunyai tujuan sama.
"Walaupun Coach Shin tidak ada, masih ada asisten pelatih yang mereka mempunyai satu tujuan. Jadi semua di sini sudah tahu semua apa yang dimau Coach Shin maupun Coach Choi (In-cheol)," katanya.
Menurut pemain Dewa United tersebut, rekan-rekannya di skuad Garuda sudah bisa beradaptasi dengan keadaan saat ini.
"Semua pemain sudah adaptasi dengan itu dan bisa menjalankannya dengan baik," ujarnya.
Oleh karena itu, latihan saat ini sudah masuk taktikal maupun transisi yang akan digunakan untuk melawan Turkmenistan.
"Jadi semua sudah dilatih ke kami, tinggal bagaimana kami menjalankannya nanti," ucap Egy.
Selain itu, lanjutnya, para pemain sudah melihat video permainan tim lawan untuk melihat cara bermain negara yang berada si Asia Tengah itu.
"Nanti juga ada lagi video meeting untuk melihat lagi secara detail bagaimana permainan lawan," tukas eks pemain Lechia Gdansk, FK Senica dan ViOn Zlate Moravce itu.
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman