Suara.com - Pesta olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2022, sudah di depan mata. Timnas Indonesia U-24 tengah bersiap-siap dengan penuh semangat untuk berlaga di ajang bergengsi ini. Namun, keputusan mengejutkan datang dari Timnas Indonesia U-24, yang hanya memilih untuk memanggil satu pemain senior dalam skuad mereka. Andy Setyo Nugroho adalah satu-satunya pemain senior yang mendapat kesempatan tampil di Asian Games 2022.
Kebijakan Asian Games 2022 memungkinkan tim untuk memanggil hingga tiga pemain senior yang berusia di atas 24 tahun.
Tetapi Timnas Indonesia U-24 memilih untuk fokus pada pemain muda dengan hanya mengikutsertakan Andy Setyo Nugroho sebagai pemain senior mereka dalam kompetisi ini.
Padahal, sebelumnya, terdapat spekulasi bahwa Marc Klok dan Jordi Amat juga akan bergabung dengan tim, namun ternyata tidak.
Timnas Indonesia U-24, yang sedang mempersiapkan diri dengan intensif, dijadwalkan berangkat ke Hangzhou pada Sabtu, 16 September mendatang.
Mereka akan memulai perjalanan mereka di pentas olahraga Asia dengan menghadapi Kirgistan pada Selasa, 19 September.
Kemudian, laga kedua akan menghadapi Taiwan pada Kamis, 21 September, dan terakhir, mereka akan bersua dengan Korea Utara sebagai penutup babak penyisihan Grup F pada Minggu, 24 September.
PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) sebelumnya telah merilis daftar pemain yang akan membela Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2023.
Dalam daftar tersebut, terdapat beberapa nama yang sudah akrab menjadi tulang punggung timnas senior.
Beberapa di antaranya adalah Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, Rachmat Irianto, Ramai Rumakiek, dan Ramadhan Sananta. Kehadiran Egy Maulana Vikri dalam skuad juga akan menjadi tambahan berharga bagi Timnas Indonesia di pesta olahraga Asia ini.
Selain pemain senior yang sudah berpengalaman, terdapat juga pemain muda berbakat seperti Hugo Samir dan George Brown dalam skuad Timnas Indonesia U-24 untuk Asian Games 2022.
Keputusan untuk memadukan pengalaman pemain senior dengan potensi pemain muda ini pasti akan menjadi salah satu daya tarik Timnas Indonesia dalam turnamen ini.
Timnas Indonesia ditempatkan dalam grup yang terdiri dari Kirgizstan, Taiwan, dan Korea Utara. Perjuangan Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022 akan dimulai dengan menghadapi Kirgizstan pada 19 September, diikuti oleh pertandingan melawan Taiwan pada 21 September, dan terakhir menghadapi Korea Utara pada 24 September.
Meskipun hanya memanggil satu pemain senior, Timnas Indonesia U-24 tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dan menjunjung tinggi nama bangsa di panggung Asian Games 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman
-
Teman Jay Idzes di Sassuolo Curhat: Kami Kesulitan
-
Alasan Arema FC Gerak Cepat Hadirkan Dua Pemain Persija
-
Shayne Pattynama Mendadak Naik Mobil Anti Peluru di Dekat BSD Tangerang, Ada Apa?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Jay Idzes? Uji Pengetahuanmu di Sini
-
Fabio Grosso Angkat Topi, Aksi Jay Idzes Jadi Penentu Kemenangan Sassuolo
-
Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam, Hector Souto Tebar Ancaman!
-
Kerja Terus! John Herdman Kini Geruduk Operator Super League, Ini Alasannya