Suara.com - Sebagai juru taktik baru Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong (STY) telah mencatatkan prestasi gemilang dalam sejarah sepak bola Indonesia. Ia berhasil membawa Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia.
Ini menciptakan tonggak bersejarah dalam berbagai kategori umur, termasuk Timnas Indonesia senior, Timnas Indonesia U-20, dan yang paling baru, Timnas Indonesia U-23.
Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, menyampaikan kepuasannya atas kontribusi luar biasa yang diberikan oleh STY.
Bahkan, Erick Thohir membuka peluang besar untuk memperpanjang kontrak sang pelatih asal Korea Selatan ini.
Menurut Erick Thohir dalam sebuah wawancara eksklusif, "Untuk Coach Shin Tae-Yong, saya sangat puas. Beliau sudah memberikan yang terbaik dan mendorong bagaimana sistem bermain kita. Sistemnya belum menyeluruh, itulah kenapa kami berdiskusi."
"Rencana kami adalah bekerja sama dengan Shin Tae-Yong hingga Juni 2024. Jika kinerjanya terus positif, maka kami akan mempertimbangkan perpanjangan kontrak yang lebih lama. Karena saat ini, kami perlu membangun kepercayaan di antara kami," tambahnya.
Hal ini menunjukkan bahwa masa depan Shin Tae-Yong bersama Timnas Indonesia tampaknya cerah di bawah kepemimpinan Erick Thohir.
Namun, Erick Thohir juga menyoroti perlunya meningkatkan sistem sepak bola Timnas Indonesia. Menurutnya, Timnas Indonesia membutuhkan formula khusus yang akan menjadi prinsip dasar dalam bermain sepak bola. Ini akan menjadi kunci untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas Timnas Indonesia.
Erick Thohir juga mengingatkan bahwa perubahan kualitas tim dapat terjadi dengan cepat.
Baca Juga: Negeri Jiran Panik Ranking FIFA Timnas Indonesia Hampir Kangkangi Malaysia
Contohnya adalah kekalahan telak 4-1 yang dialami oleh timnas Jerman dari timnas Jepang pada era Hansi Flick.
Meskipun Jerman memiliki peringkat FIFA yang lebih tinggi, timnas Jepang mampu mengungguli mereka secara besar.
Oleh karena itu, tugas utama bagi Shin Tae-Yong adalah membuktikan bahwa ia mampu membentuk Timnas Indonesia sesuai dengan prinsip-prinsip dasar sepak bola yang kuat.
Jika ia berhasil, ini akan semakin memperkuat keyakinan Erick Thohir bahwa Shin Tae-Yong adalah pilihan yang tepat untuk jangka waktu yang lebih lama.
Dalam menghadapi tantangan ini, Shin Tae-Yong harus memimpin skuad Garuda dengan visi dan dedikasi untuk meraih prestasi gemilang di panggung internasional. Dengan dukungan dari PSSI dan Erick Thohir, masa depan sepak bola Indonesia tampaknya lebih cerah dari sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Luis Enrique Bocorkan Kondisi Cedera Dembele, Absen Lawan Arsenal?
-
Eks Gelandang FC Utrecht Wanti-wanti Persib Soal Laga Pamungkas Menuju Juara, Ada Apa?
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
-
Bintang Borneo FC Berharap Adanya Keajaiban Persib Tumbang di Laga Pamungkas
-
Xabi Alonso Resmi ke Chelsea, Liverpool Kini Bidik Pelatih Jenius dari Jerman
-
John Herdman Mulai Seleksi Besar-besaran, Siapa Saja Pemain Diaspora yang Masuk Radar?
-
Gagal Bawa Persija Juara, Nasib Mauricio Souza di Ujung Tanduk?
-
Persija Jakarta Pecahkan Rekor Membanggakan Meski Gagal Juara
-
Second Chance, Program Soccer Camp Pertama di Indonesia Jadi Trending Topic
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun