Bola / Bola Indonesia
Senin, 18 Mei 2026 | 16:32 WIB
Persija Jakarta menutup kompetisi dengan catatan membanggakan usai mencetak rekor poin terbaik sejak era Liga 1 dimulai pada 2017. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta mencetak rekor poin tertinggi sebesar 68 angka sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Liga 1 Indonesia.
  • Pencapaian rekor poin tersebut diraih Persija setelah berhasil mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-1 pada 16 Mei 2026.
  • Meski gagal menjadi juara, Persija menutup musim 2025/2026 dengan performa kompetitif dan masih menyisakan satu laga melawan Semen Padang.

Suara.com - Persija Jakarta memang gagal merebut gelar juara BRI Super League 2025/2026. Namun, Macan Kemayoran tetap menutup kompetisi dengan catatan membanggakan usai mencetak rekor poin terbaik sejak era Liga 1 dimulai pada 2017.

Kemenangan meyakinkan 3-1 atas Persik Kediri pada 16 Mei 2026 menjadi titik penting perjalanan Persija musim ini.

Tambahan tiga poin tersebut membuat tim ibu kota kini mengoleksi 68 poin, melewati rekor sebelumnya yang berada di angka 66 angka.

Catatan anyar itu menjadi pencapaian tertinggi Persija dalam sejarah Liga 1. Sebelumnya, torehan terbaik Macan Kemayoran terjadi pada musim 2022/2023 ketika finis sebagai runner-up dengan 66 poin di bawah asuhan Thomas Doll.

Perjalanan Persija di era Liga 1 memang mengalami pasang surut. Pada musim perdana Liga 1 2017, mereka finis di posisi keempat dengan 61 poin. Semusim berselang, Persija sukses menjadi kampiun Liga 1 2018 bersama pelatih Stefano Cugurra dengan koleksi 62 poin.

Setelah meraih gelar juara, performa Persija sempat menurun. Pada musim 2019, mereka hanya mampu finis di peringkat ke-10 dengan 44 poin. 

Tren inkonsisten juga berlanjut pada musim 2021/2022 saat Macan Kemayoran menutup musim di posisi kedelapan dengan 45 poin.

Kebangkitan mulai terlihat pada musim 2022/2023. Permainan Persija semakin stabil dan kompetitif hingga akhirnya mampu menjadi runner-up. 

Namun, performa mereka kembali menurun pada dua musim berikutnya dengan finis di posisi kedelapan pada 2023/2024 dan peringkat ketujuh pada 2024/2025.

Baca Juga: Link Live Streaming PSM Makassar vs Persib: Bisa Juara Malam Ini Maung Bandung?

Kini, raihan 68 poin menjadi sinyal positif kebangkitan Persija. Bahkan, Macan Kemayoran masih berpeluang menambah koleksi menjadi 71 poin apabila berhasil memenangi laga pekan terakhir musim ini.

Pelatih Mauricio Souza mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Meski demikian, ia menegaskan target utama Persija tetap menjadi juara kompetisi.

“Saya senang dengan rekor ini. Sejujurnya, ini bukan rekor yang kami targetkan. Kami selalu berusaha menjadi nomor satu di kompetisi ini," kata Souza dalam keterangannya. 

"Tapi, saya rasa ini menunjukkan sedikit dari apa yang telah kami lakukan sepanjang kompetisi. Bagaimanapun, saya juga sangat senang ketika kami meninggalkan lapangan dan menerima pujian dari tim lawan, yang selalu memuji gaya permainan kami,” kata Mauricio.

“Tanpa ragu, mencapai tonggak sejarah ini dengan seragam bergengsi seperti ini sangat memuaskan,” sambungnya.

Adapun untuk musim ini Persija masih sisakan satu laga lagi di Super League 2025/2026 melawan Semen Padang pada 23 Mei mendatang.

Load More