Suara.com - Pelatih Indra Sjafri buka suara setelah Ramadhan Sananta tidak dilepas oleh klub Persis Solo untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022.
Nama Ramadhan Sananta dipastikan tidak masuk skuad Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri untuk sepak bola Asian Games 2022 Hangzhou, China.
PSSI sendiri sejatinya telah mengirimkan surat bernomor 3632/AGB/560/IX-2023 kepada klub-klub, termasuk Persis Solo, perihal pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia U-24 untuk Asian Games 2022.
Namun, tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu memutuskan tidak melepas Sananta. Persis beralasan sedang krisis penyerang karena cedera sehingga tenaga Sananta memang amat dibutuhkan untuk lanjutan BRI Liga 1 2023/2024.
Irfan Jauhari diketahui cedera usai melakoni Piala AFF U-23 2023. Lalu, Arkhan Kaka dipanggil ke Timnas Indonesia U-17. Tak ketinggalan, Fernando Rodriguez harus pulang ke Spanyol untuk urusan keluarga.
Indra Sjafri pun mengungkapkan bahwa Persis sebelumnya bersedia melepas Sananta usai pertandingan melawan PSIS Semarang pada pekan ke-12 Liga 1 2023/2024, Sabtu (16/9/2023). Namun Persis Solo mengubah keputusan.
"Dari hasil diskusi dan komitmen saya dengan klub, salah satunya Persis Solo, sebelumnya setuju memberikan pemain memperkuat timnas Asian Games. Untuk Persis Solo kita panggil hanya satu pemain, yaitu Ramadhan Sananta,” jelas Indra di laman resmi PSSI.
"Atas Izin Persis Solo dan komitmen manager, Persis menyetujui Sananta bergabung dengan permintaan bermain terlebih dulu melawan PSIS Semarang, di tanggal 16 September 2023. Kita setujui dan sepakat pemain yang bersangkutan berangkat menyusul ke Huangzhou tanggal 18 September 2023 dini hari.”
“Tapi akhirnya Sananta tidak dibolehkan berangkat. Padahal id card sudah diterbitkan oleh panitia Asian Games. Tiket keberangkatan ke Huangzhou juga sudah disiapkan untuk semua pemain yang menyusul dengan penerbangan tanggal 18 September dini hari pukul 00:15 WIB," kata Indra Sjafri.
Baca Juga: Performa "Biasa Aja" Titan Agung, Sanggupkah Jadi Pengganti Ramadhan Sananta di Asian Games 2022?
Meski demikian, Indra Sjafri tak mau larut dengan absennya Ramadhan Sananta. Kini dia sudah mempersiapkan skuadnya yang ada untuk laga perdana Indonesia di Asian Games melawan Kirgizstan pada 19 September 2023.
Kemudian dilanjutkan dengan laga kedua melawan Chinese Taipei pada 21 September 2023. Terakhir, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan akan bertemu Korea Utara pada 24 September 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Brace Harry Kane Bawa Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Bikin Ngiler! Ini Nilai Bonus Pemain Timnas Inggris Jika Juara Piala Dunia 2026
-
Persib Bongkar Proses Panjang Datangkan Gabriel Mutombo, Sudah Dipantau Lama
-
Trossard Tunda Bahas Masa Depan di Arsenal, Besiktas dan Klub Arab Saudi Berminat
-
Bukan Messi atau Ronaldo, Legenda Perancis Jagokan Sosok Ini Raih Ballon d'Or
-
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Kirim Pesan Tegas ke Jakmania
-
5 Fakta Menarik Jelang Belgia vs Senegal: Ujian Berat Setan Merah Jinakkan Singa Teranga
-
Rekor Erling Haaland Lampaui Cristiano Ronaldo Usai Singkirkan Pantai Gading dari Piala Dunia 2026
-
Jordan Pickford Ingatkan Inggris Siaga Adu Penalti Kontra RD Kongo