Suara.com - Bek senior Fachruddin Aryanto akhirnya dipanggil lagi masuk skuad Timnas Indonesia untuk menggantikan Jordi Amat yang tengah cedera. Fachruddin kembali dipanggil Shin Tae-yong untuk putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada jeda internasional Oktober ini.
Fachruddin Aryanto sebenarnya tak masuk dalam rencana awal Shin Tae-yong untuk dua leg pertandingan kontra Brunei Darussalam yang akan dihelat 12 Oktober dan 17 Oktober nanti.
Bek Madura United berusia 34 tahun itu tak masuk dalam skuad Garuda untuk laga putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Namun, Fachruddin mendapat 'durian runtuh' menyusul cedera yang dialami Jordi Amat. Pemain yang sempat menjabat kapten Timnas Indonesia itu pun akhirnya kembali masuk menjadi bagian skuad Garuda.
Fachruddin sendiri sebenarnya sempat cukup lama jadi pemain 'kesayangan' Shin Tae-yong. Namun, belakangan terlepas dari status sebagai kapten, menit bermain Fachruddin bersama Timnas Indonesia kian tergerus.
Bahkan, tercatat ia hanya duduk di bangku cadangan pada laga terakhir yang dilakoni Timnas Indonesia di FIFA Matchday September lalu, saat tim Garuda menang 2-0 kontra Turkmenistan.
Penampilan terakhir Fachruddin bersama Timnas Indonesia senior adalah pada Piala AFF 2022 lalu.
Gemilang di BRI Liga 1
Comeback-nya Fachruddin Aryanto ke skuad Timnas Indonesia sendiri rasanya cukup pantas, mengingat performanya yang ciamik di BRI Liga 1 musim ini.
Di usia yang sudah tak muda lagi, Fachruddin terus menetapkan dirinya sebagai pemain utama di lini pertahanan Madura United dan belum tergoyahkan dari posisinya.
Hingga pekan ke-14 yang sudah berjalan musim ini, Fachruddin telah bermain dalam 13 pertandingan dengan total 1.118 menit bermain dan berkontribusi besar membawa Madura United sementara bercokol di posisi kedua klasemen Liga 1 2023/2024, hanya terpaut satu angka dari Borneo FC di puncak.
Data statistik menunjukkan bahwa Fachruddin telah melakukan 18 tekel, 66 intersep, dan 50 sapuan.
Analisis data ini mengindikasikan bahwa Fachruddin memiliki kemampuan yang baik dalam membaca permainan, terutama dalam hal intersep yang lebih banyak daripada jumlah tekel yang dilakukannya.
Musim ini, Fachruddin juga telah menunjukkan distribusi bola yang sangat baik bersama Madura United. Ia berhasil melepas 499 umpan dalam 13 pertandingan, dengan rata-rata 38 umpan per laga.
Tidak hanya dalam hal kuantitas, kualitas umpan Fachruddin juga mencolok. Dari 499 umpan yang dilepasnya, sebanyak 444 umpan mencapai sasaran.
Ini berarti akurasi umpannya mencapai 89 persen, menunjukkan kemampuan distribusi bola yang luar biasa.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Tag
Berita Terkait
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA
-
Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026
-
John Herdman Diolok-olok Publik Vietnam Disebut Sok Tahu dan Salah Data
-
Timnas Indonesia Era John Herdman Ingin Akhiri Puasa Gelar 30 Tahun di Piala AFF
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih