Suara.com - Sekretaris Sriwijaya FC Faisal Mursyid meminta para penggemar klub sepak bola itu bisa bersikap lebih bijak setelah klub mendapat dua kali sanksi denda dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Faisal saat dikonfirmasi di Palembang, Minggu (15/10/2023), mengatakan Sriwijaya FC mendapatkan sanksi denda dari PSSI akibat ulah oknum penggemar yang melemparkan botol ke lapangan saat pertandingan melawan Semen Padang FC pada 10 Oktober dan penggemar yang meneriakkan kata umpatan kepada wasit saat pertandingan melawan PSPS Riau pada 8 Oktober.
"Denda ini merupakan kedua kali dialami oleh Sriwijaya FC dengan masing-masing bernilai Rp10 juta. Maka dari itu, kami meminta para penggemar agar lebih baik dan bijaksana. Mari dukung klub agar tampil maksimal di setiap pertandingan," katanya seperti dikutip dari ANTARA.
Menurut dia, para penggemar merupakan pemain ke-12 yang artinya dukungan dari para penggemar sangat dibutuhkan oleh tim.
"Jadi, para penggemar ini sangat dibutuhkan, bukan menjadi sesuatu yang merugikan Sriwijaya FC. Maka, setiap pelanggaran yang dilakukan para penggemar yang menerima konsekuensinya adalah klub," ujarnya.
Selain itu, Faisal mengatakan klub menyesalkan perbuatan oknum penggemar itu, sebab denda yang dikenakan agak memberatkan kemampuan finansial Sriwijaya FC.
"Apalagi saat ini kebutuhan klub banyak. Seharusnya uang itu bisa dipergunakan untuk kebutuhan klub, namun tergerus akibat denda-denda ini," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi