Suara.com - Media Vietnam, Soha, menilai peringkat 147 FIFA tidak mencerminkan kekuatan sebenarnya Timnas Indonesia.
Tim ini baru saja lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, tetapi berada di peringkat terbawah di Grup F bersama Irak, Filipina, dan Vietnam.
Soha menegaskan meskipun berada di peringkat 147, Timnas Indonesia masih dianggap sebagai ancaman serius bagi Vietnam.
"Bagi timnas Indonesia, posisi 147 ranking FIFA saat ini tidak sepenuhnya mencerminkan kekuatan tim asuhan Shin Tae-yong."
"Timnas Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam beberapa waktu terakhir berkat banyaknya pemain muda yang berkualitas," tulis Soha.
Soha menyatakan Grup F akan sulit diprediksi. Irak dianggap favorit, meskipun sering kesulitan saat melawan tim ASEAN.
"Grup F merupakan grup yang paling sulit ditebak."
"Timnas Irak menjadi unggulan nomor satu namun belakangan performanya belum terlalu stabil."
"Selain itu Irak juga kesulitan saat bertemu wakil Asia Tenggara seperti Vietnam atau Thailand di Kualifikasi Piala Dunia," tulis Soha.
Baca Juga: Beda Nasib dengan Timnas Indonesia, Media Lokal Soroti Ranking FIFA Malaysia Melorot
Soha menyoroti bahwa Filipina adalah lawan yang serius dan tak boleh diremehkan setelah berhasil mengalahkan Kirgizstan.
Dengan demikian, perjuangan timnas Vietnam di Grup F diprediksi tidak akan mudah.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi