Suara.com - Persija Jakarta keok melawan RANS Nusantara FC di kandangnya sendiri Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, dalam pekan ke-16 BRI Liga 1 2023/2024, Minggu (22/10/2023). RANS berjaya di hadapan Jakmania usai menang 2-1.
Kekalahan ini membuat Persija memperpanjang rekor tidak pernah menang di kandang. Sementara untuk RANS mereka terus bersaing di papan atas klasemen sementara BRI Liga 1.
Saat ini Persija menduduki posisi 11 klasemen BRI Liga 1 dengan 20 poin. Sedangkan RANS ada di peringkat 3 dengan 29 poin.
Jalannya pertandingan
Persija Jakarta sejatinya tampil menekan di awal-awal babak pertama. Meskipun memang ada sejumlah peluang yang didapatkan RANS meski memang bisa dipatahkan pemain belakang Persija.
RANS Nusantara mendapatkan penalti setelah Tavinho dilanggar oleh Cahya Supriadi di kotak terlarang. Evandro Brandao yang menjadi eksekutor berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik, RANS Nusantara unggul 1-0 pada menit ke-11.
Tertinggal 0-1 memaksa Persija bermain menyerang. Marko Simic dan kawan-kawan berupaya bongkar pertahanan RANS tapi tidak pernah berhasil.
Beberapa kali Macan Kemayoran mendapatkan peluang. Tapi, tidak bisa terjadi gol didapatkan.
Alhasil, sampai peluit turun minum skor 0-1 tidak berubah. Persija tertinggal 0-1 di babak pertama.
Baca Juga: 3 Pemain Diaspora Dikabarkan Lolos Seleksi Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2023
Jalannya babak kedua tidak jauh berbeda di mana Persija menguasai permainan sementara RANS menunggu momentum. Namun, justru tim tuan rumah kembali kebobolan pada menit ke-56.
Cahya Supriadi haru mengambil bola dari gawangnya sendiri usai tembakan Angelo Teixeira gagal dimuntahkan. Skor 2-0 untuk RANS Nusantara FC.
Tidak butuh waktu lama bagi Persija memperkecil ketinggalan. Muhammad Ferarri sukses mencatatkan namanya di papan skor usai tandukan mengalir keras ke dalam gawang Hilman Syah pada menit 59. Skor 2-1 untuk RANS.
Persija masih terus berupaya menyamakan kedudukan. Namun, mereka kesusahan lantaran serangan yang dilancarkan selalu bisa dipatahkan pemain-pemain RANS.
Petaka datang menghampiri Persija pada menit ke-74. Rizky Ridho harus mandi lebih cepat usai diganjar kartu kuning dua kali oleh wasit.
Persija kini lebih bermain bertahan setelah kalah jumlah pemain. Sedangkan RANS berusaha keras supaya bisa menambah gol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra