Suara.com - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Sandy Walsh tidak menutup pintu untuk berkarier di Liga Indonesia. Meski demikian, terdapat beberapa syarat yang dia sampaikan sebelum itu bisa terwujud.
Syarat pertama yang disebut Sandy Walsh adalah waktu. Dia membuka peluang untuk berkarier di Indonesia tetapi tidak dalam waktu dekat.
"Mungkin beberapa tahun lagi (berkarier di Indonesia, red)," kata Sandy Walsh dalam kanal YouTube Sport77 Official dikutip pada Selasa (24/10/2023).
"Saya rasa, saya akan sepenuhnya pindah ke Asia beberapa tahun lagi," sambungnya.
Sementara itu, syarat kedua tidak terlalu disampaikan Sandy Walsh dengan gamblang. Namun, dia berharap sepak bola Indonesia bisa berkembang dalam waktu dekat.
Dia berharap PSSI bisa berbenah dalam meningkatkan level profesionalitas Liga Indonesia yang dia anggap sangat potensial untuk berkembang.
"Saya harap liga di sini semakin profesional dalam semua aspeknya. Saya rasa, kompetisi di sini sangat potensial dan bukan ide yang buruk untuk bisa mengakhiri karier di Indonesia," jelas Sandy Walsh.
Bek sayap 28 tahun itu saat ini berkarier di kasta teratas Liga Belgia bersama klub KV Mechelen.
Dia mengawali karier sepak bola bersama Akademi Anderlecht sebelum pindah ke tim raksasa Belgia, Genk.
Baca Juga: Shin Tae-yong Minta Skuad Garuda Gunakan Ilmu di Timnas Indonesia Dipakai di Klub Asal
Selepas bermain untuk geng dari 2012 hingga 2017, Sandy Walsh pindah ke KV Mechelen. Sejauh ini, dia tak pernah berkarier di luar tanah kelahirannya, Belgia.
Berita Terkait
-
Erick Thohir: FIFA Kasih Jempol Persiapan Piala Dunia U-17 2023 Indonesia
-
Bak Adik Sendiri, Sandy Walsh Bantu Marselino Ferdinan Adaptasi di Belgia
-
Bukan Shin Tae-yong, Ini Pelatih Pertama yang Ajak Sandy Walsh Gabung Timnas Indonesia
-
Media Internasional Ramal Timnas Indonesia Bakal Kelabakan Lawan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Posisi Bermainnya Sama, Sandy Walsh Ungkap Hubungannya dengan Asnawi Mangkualam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey