Suara.com - Prestasi Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong mendapat pengakuan positif dari berbagai pihak, termasuk media Vietnam. Mereka menganggap bahwa pelatih asal Korea Selatan tersebut telah berhasil mengubah Tim Garuda menjadi tim yang sangat kompetitif.
Media Vietnam mengungkapkan kekagumannya terhadap Shin Tae-yong karena berhasil mengembangkan strategi yang sesuai untuk Timnas Indonesia.
Mereka juga menyoroti peningkatan kualitas tim dalam setahun terakhir, terutama dengan penambahan pemain naturalisasi.
"Indonesia juga secara bertahap meningkatkan kualitas permainannya dan menambah sejumlah pemain naturalisasi," tulis salah satu artikel dari soha.vn pada Sabtu (28/10/2023).
Gaya permainan Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong tampaknya telah menemukan bentuknya yang sempurna.
Mereka mengandalkan serangan cepat melalui transisi permainan kilat sebagai senjata utama untuk mengatasi lawan-lawannya.
Hasil dari strategi ini terlihat dalam peringkat FIFA Timnas Indonesia yang saat ini berada di peringkat 145.
Ini merupakan kenaikan sebanyak 12 peringkat sejak Shin Tae-yong mengambil alih tim pada 31 Desember 2019.
Selain peningkatan dalam hal peringkat dan hasil pertandingan, pelatih Shin Tae-yong juga berhasil memperbaiki mental para pemain.
Baca Juga: Menyibak Luka Lama, Timnas Indonesia U-20 Kembali Trending, Ini Sebabnya
Mereka kini lebih percaya diri dan berani bertarung hingga akhir pertandingan.
Di sisi lain, Timnas Vietnam, yang sebelumnya sering meraih prestasi di bawah bimbingan Park Hang-seo, saat ini sedang mengalami periode adaptasi dengan pelatih baru mereka, Philippe Troussier.
Perbedaan filosofi dan strategi antara Troussier dan pendahulunya tentu menjadi tantangan tersendiri.
Ulasan dari media Vietnam ini juga menjadi peringatan bagi The Golden Stars.
Terutama mengingat dalam setahun ke depan, Indonesia akan tiga kali menghadapi Timnas Vietnam, termasuk pertemuan pertama di fase grup Piala Asia 2023 pada 19 Januari 2024 di Qatar.
Pertandingan ini sangat krusial bagi kedua negara untuk meningkatkan peluang mereka dalam mencapai fase gugur.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Tepok Jidat Nih! Ada Kabar Buruk Banget dari Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Intip Ngerinya Skuad Iran Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Diisi 3 Pemain Top Dunia
-
Genjot Timnas Indonesia, Bima Sakti Lakukan Latihan Tak Biasa, Alasannya Sesuaikan Kondisi Pertandingan Piala Dunia U-17
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?