Suara.com - Pemain timnas Indonesia, Pratama Arhan, heran dengan kemampuannya melempar bola jauh. Sejak kecil, dia telah melatih lemparannya.
Lemparan tersebut menjadi senjata utamanya. Setiap kali Arhan memberikan umpan, penonton berharap bola masuk ke gawang lawan.
Lemparan ke dalam penting bagi tim Arhan. Meski tidak sengaja, Arhan mulai menguasai lemparan saat bermain di level SSB.
"Saya kurang paham kenapa lemparan ke dalam saya bisa sampai jauh."
"Kala itu pertama kali saya mencoba lemparan jauh kalau tidak salah di turnamen waktu akademi di Purwokerto atau di mana gitu."
"Waktu itu langsung gol, ya saya coba terus," cerita Arhan dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Kuy Entertainment.
Mantan pemain PSIS Semarang terus mengasah kemampuan lemparannya.
Lemparan khas Arhan sering menghasilkan gol. Bahkan hampir membuat gol.
Contohnya saat melawan Thespakusatsu Gunma dalam Piala Kaisar 2023 dan melawan Argentina dalam laga FIFA Matchday di SUGBK pada 19 Juni 2023.
Arhan menunjukkan kebolehannya dengan lemparan ke dalam jarak jauh.
Lemparan tersebut merepotkan lini belakang tim juara Piala Dunia 2022, termasuk kiper Emiliano Martinez.
Lemparan Arhan sering viral di media sosial dan dibahas oleh pengamat sepak bola di berbagai negara.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan