Periode 50-an bisa dibilang sebagai masa terbaik CD Palestino. Klub ini bahkan sempat mendapat julukan Millonario alias milioner lantaran sejumlah pemain Cile bermain di CD Palestino saat itu.
Setelah berpuasa gelar cukup lama, baru pada 1978, CD Palestino kembali meraih gelar kompetisi divisi utama Cile. Di periode ini, salah satu pemain CD Palestino paling menonjol ialah Elías Figueroa.
Di tahun itu juga, CD Palestino meraih double gelar karena meraih Copa Cile. Memasuki periode 2000-an, CD Palestino memasuki masa sulit.
Pada 2004, klub ini mengalami perubahan kepemilikan yang berujung pada terpuruknya CD Palestino di kompetisi. Bahkan pada 2006, klub ini harus menjalani pertandingan play off agar tidak terdegradasi.
Perjuangan untuk Rakyat Palestina
Selama berdiri puluhan tahun, CD Palestino tetap konsisten memperjuangkan semangat kemerdekaan Palestina. Yang menarik, baru pada Januari 2014, klub ini mendapat sanksi 1300 dolar AS dari PSSI-nya Cile.
Sanksi ini diberikan karena CD Palestino gunakan jersey baru dengan warna tradisional klub yakni warna bendera Palestina. Yang jadi masalah, pada jersey bernomor punggung 1, pada bagian belakang terdapat peta negara Palestina.
Peta ini yang dianggap PSSI-nya Cile melanggar aturan mereka dan CD Palestino mendapat sanksi berat. Usut punya usut, sanksi kepada klub ini ternyata ada campur tangan kelompok Yahudi di Cile.
Mereka gelar demo dan menuntut klub CD Palestino diberikan sanksi berat karena adanya peta negara Palestina. Faktanya, jersey yang dipermasalahkan itu sudah dipakai klub ini pada 2013.
Baca Juga: Potret Puan Maharani Pidato Dalam Aksi Bela Palestina, Harga Sepatunya Jadi Sorotan
PSSI-nya Cile kemudian menyebut bahwa sanksi kepada CD Palestino karena mereka menentang segela bentuk diskriminasi politik, ras dan agama. Pernyataan ini justru dianggap sebagian besar kelompok CD Palestino sebagai keputusan berat sebelah.
"Bagi kami, Palestina yang merdeka akan selalu menjadi Palestina yang bersejarah, tidak kurang dari itu," tegas pernyataan klub pasca dihukum PSSI-nya Cile.
Berita Terkait
-
Potret Puan Maharani Pidato Dalam Aksi Bela Palestina, Harga Sepatunya Jadi Sorotan
-
Prabowo Tak Ikut Aksi Bela Palestina, Fadli Zon: Beliau juga Mengecam Apa yang Terjadi di Gaza
-
Aaliyah Massaid Cs Malah Dinyinyiri saat Ikut Demo Bela Palestina di Monas: Malah Pose Senyum Bahagia
-
Israel Habiskan Uang Lebih dari Rp30 Triliun untuk Serang Gaza
-
Aksi Aaliyah Massaid Demo Bela Palestina Dicibir Cuma Konten: Senyum-senyum Kayak Ikut Karnaval
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Timnas Indonesia Ini Juga Terancam Degradasi
-
Michael Olise Dibidik Liverpool dan Real Madrid, Bayern Munich Beri Tanggapan
-
Marc Klok Bicara Kondisi dan Mental Persib Bandung usai Dua Kali Imbang
-
Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC
-
Oxford United Degradasi, Ole Romeny Jadi Pemain Indonesia Kedua di Kasta Ketiga Liga Inggris
-
Meet The World with SKF 2026 Tuntas Digelar, Indonesia Siap Pertahankan Gelar Dunia
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Ogah Kehilangan Poin Lagi Saat Jumpa Bhayangkara FC
-
Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan