Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 11 November 2023 | 06:35 WIB
Pelatih tim nasional Brasil U-17 Phelipe Leal saat memimpin sesi latihan tim jelang pertandingan menghadapi timnas Iran U-17 di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (10/11/2023). (ANTARA/FAJAR SATRIYO)

Suara.com - Pelatih tim nasional Brazil U-17 Phelipe Leal mengungkapkan tidak merasa kehilangan atas ketidakhadiran penyerang bertalenta Endrick Felipe.

Saat ini Endrick yang masih berusia 17 tahun itu telah tergabung ke dalam skuad timnas senior untuk membela Tim Samba di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada November.

Pelatih tim nasional Brasil U-17 Phelipe Leal (kanan) bersama dengan bek Vitor Reis (kiri) saat sesi latihan tim jelang pertandingan menghadapi timnas Iran U-17 di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (10/11/2023). (ANTARA/FAJAR SATRIYO)

"Endrick juga pernah terlibat dalam kinerja Timnas di usia pengembangan, dan kami bangga bahwa dia saat ini dipanggil untuk Timnas senior," kata Phelipe Leal kepada pewarta di Jakarta, Jumat (10/11/2023).

"Tapi kita jangan lupa bahwa kemampuan pemain-pemain yang ada di sini juga cukup baik. Siapa tahu akan lahir Endrick yang baru dan kita akan coba menikmati pertandingan pertama dan menampilkan sebaik mungkin untuk para penonton," sambungnya seperti dimuat ANTARA.

Pemanggilan pemain Palmeiras tersebut ke skuad timnas senior telah memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang bergabung di tim Selecao, menyamai rekor "Sang Fenomenal" Ronaldo yang dipanggil ke timnas pada 1993 silam.

Brazil U-17 yang berstatus sebagai juara bertahan tergabung bersama dengan Iran, Inggris dan Kaledonia Baru di Grup C. Brazil akan memulai perburuan gelar juara kelima di Piala Dunia U-17 dengan menghadapi Iran U-17 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (11/11) pukul 19.00 WIB.

Phelipe Leal menilai Iran U-17 mempunyai tim yang kuat secara fisik. Namun menurut Leal, Tim Samba telah melalui proses analisis matang untuk mendapatkan tiga poin penuh dalam pertandingan pembuka tersebut.

"Iran mempunyai tim yang cukup kuat secara fisik. Kami sudah analisa juga permainan mereka dan seperti pemain-pemain lain juga sudah paham karena mereka sudah melihat beberapa video mereka," ungkap pelatih berusia 36 tahun itu.

"Mudah-mudahan kami bisa atasi kelebihan Iran dan bisa memaksimalkan kelemahan mereka agar bisa mendapatkan hasil positif," pungkasnya.

Baca Juga: Bersyukur Timnas Indonesia U-17 Tahan Ekuador, Bima Sakti Puji Kerja Keras Pemain

Load More