- Kiper Parma, Zion Suzuki, pulih dari cedera tangan dan siap memperkuat Timnas Jepang pada Piala Dunia 2026 mendatang.
- Suzuki berhasil bangkit setelah masa pemulihan untuk membantu klubnya bertahan di Serie A serta memenangkan laga uji coba.
- Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Suara.com - Kiper Parma, Zion Suzuki, menyatakan siap membawa Timnas Jepang tampil bersinar di Piala Dunia FIFA 2026 setelah berhasil pulih dari cedera parah yang sempat mengancam kariernya.
“Bermain untuk Jepang selalu menjadi motivasi terbesar saya,” ujar Suzuki seperti dikutip dari laman FIFA, Rabu (7/5/2026).
Penjaga gawang berusia 23 tahun itu mengalami patah tangan kiri saat membela Parma menghadapi AC Milan di Serie A pada November 2025. Cedera tersebut membuat banyak pihak meragukan peluangnya tampil di Piala Dunia 2026.
Namun, setelah menjalani masa pemulihan selama empat bulan, Suzuki akhirnya kembali bermain pada Maret 2026. Meski begitu, performanya sempat belum stabil. Pada laga comeback melawan Torino, ia melakukan kesalahan yang membuat Parma kalah 1-4.
Meski demikian, Suzuki perlahan menemukan kembali performa terbaiknya. Ia bahkan membantu Jepang meraih kemenangan 1-0 atas Timnas Skotlandia dan Timnas Inggris dalam laga uji coba pada akhir Maret 2026.
“Bagian tersulit adalah beraksi lagi di lapangan setelah cedera. Perlu waktu untuk menemukan kembali permainan saya,” tutur Suzuki.
Suzuki menegaskan dirinya ingin terus berkembang dan memberikan dampak positif, baik di level klub maupun tim nasional.
Berkat kontribusinya sebagai kiper utama, Parma berhasil mengamankan posisi di Serie A dan dipastikan tetap bermain di kasta tertinggi sepak bola Italia musim depan.
Kini, fokus Suzuki tertuju pada Piala Dunia 2026. Ia ingin memberikan rasa tenang dan stabilitas di lini belakang Samurai Biru.
Baca Juga: Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
“Bagi seorang kiper, penyelamatan-penyelamatan itu penting, tetapi yang utama adalah memberikan stabilitas bagi tim. Melakukan hal-hal sederhana dengan baik dan konsisten. Bermain dengan penuh daya juang dan pantang menyerah. Saya percaya itulah yang akan menginspirasi pencinta sepak bola yang menyaksikan pertandingan kami," kata Suzuki.
Pada Piala Dunia 2026, Jepang tergabung di Grup F bersama Timnas Belanda, Timnas Tunisia, dan Timnas Swedia. Turnamen yang diikuti 48 negara tersebut berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
(Antara)
Berita Terkait
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII
-
Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai
-
Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah
-
Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya
-
6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan
-
Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?
-
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi
-
Pemberantasan Tramadol Ilegal, Dedi Mulyadi Minta Aparat dan Warga Bergerak Bersama