Suara.com - Pelatih tim nasional Inggris Ryan Garry menilai setiap pertandingan di Grup C Piala Dunia U-17 Indonesia akan berlangsung sulit.
The Young Lions akan mengawali pertandingan di Grup C dengan menghadapi timnas Kaledonia Baru U-17 yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (11/11/2023) pukul 16.00 WIB.
"Tim paling sulit? Semua pertandingan akan berjalan sulit, ini pesan besar untuk pemain di sini. Akan sangat banyak gaya bermain berbeda (dari masing-masing tim), dan akan ada beberapa tim yang sudah terbiasa dengan kondisi (cuaca), tapi semua tim di grup ini juga punya kekuatan dan kelemahan masing-masing," kata Ryan Garry kepada pewarta di Jakarta, Jumat (10/11/2023).
Garry menargetkan timnya mampu meraup tiga poin penuh saat menghadapi Kaledonia Baru meski pertandingan nantinya akan berlangsung sengit antara kedua tim.
"Kami sangat menantikan laga ini, saya pikir ini adalah laga yang harus kami menangkan. Tapi menurut saya, Kaledonia Baru mengatakan hal yang sama, dan ini akan menjadi laga hebat antara dua tim," ujar Garry.
"Kami sudah menyaksikan pertandingan Kaledonia Baru, dan akan menjadi laga keras untuk kami, maka kami terus bekerja keras, dan kami sangat menantikan laga ini," sambung eks pemain Bournemouth tersebut.
Inggris berada di salah satu grup yang kompetitif. Selain menghadapi Kaledonia Baru, The Young Lions bakal menghadapi juara bertahan timnas Brasil dan salah satu tim kuat dari Asia, Iran.
Garry yang telah mengenyam asam garam melatih timnas Inggris mulai jenjang 16 tahun hingga 18 tahun tersebut mengungkapkan timnya menjalani adaptasi dengan baik selama di Indonesia. Selain itu, pelatih yang masuk dalam skuad Arsenal saat juara Premier League musim 2003-2004 tersebut berpesan agar timnya tidak meremehkan lawannya.
"Cuaca di sini sangat berbeda, kami menjalani penerbangan dan menjalani sesi latihan dalam kondisi bagus, dan ini adalah kabar bagus. Semuanya fit dan sehat, dan kami sangat menantikan laga ini, dan mungkin masalahnya adalah menjaga kaki pemain kami tetap di bawah (tidak meremehkan lawan)," pungkasnya.
Baca Juga: Pernah Timba Ilmu di Manchester United, Karol Borys Tak Gentar Hadapi Juara Asia
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las