Suara.com - Pertandingan Liga 2 2023/2024 antara Perserang Serang vs Malut United yang sedianya digelar pada Sabtu (11/11/2023) terpaksa harus dibatalkan. Masalahnya, rumput di Stadion Maulana Yusuf, kandang Perserang rusak parah.
Dalam unggahan di akun Instagram @pengamatsepakbola, tampak Stadion Maulana Yusuf rusak dengan lapangan yang rumput-rumputnya mengering. Bahkan sebagian lapangan malah tampak tak ada rumputnya dan hanya berupa tanah saja.
Kondisi tersebut tentu sangat berbahaya buat pemain karena bisa menyebabkan cedera. Selain itu, kondisi rumput yang jelek yang mempengaruhi jalannya pertandingan.
Menurut kabar, pihak Malut United mengajukan keberatan bertanding dengan kondisi rumput rusak parah. Alhasil, pertandingan pun ditunda.
Kondisi tersebut tentu sangat disesalkan mengingat Liga 2 sudah menjadi kompetisi profesional. Netizen pun ramai mengomentari kejadian tersebut.
''Sebaiknya mmg harus ada standarisasi kelolosan untuk rumput lapangan liga 1, 2 dan 3,'' kata netizen.
''Tim Verifikasi Stadion itu kerjanya apa? Ko bisa lolos,'' sahut netizen lainnya.
''Waktunya PSSI memakai Operator Liga dari Luar Negeri,'' saran netizen.
Sementara itu, jadwal laga tunda antara Perserang Serang vs Malut United pada pekan ke-9 belum diketahui.
Berita Terkait
-
Hasil Liga 2: Malut United Petik Kemenangan 3-0 atas PSKC Cimahi
-
Tinggalkan Persebaya, Alwi Slamat Resmi Berseragam Malut United
-
Hadapi Malut United FC, PSIM Yogyakarta Dihantui Badai Cedera
-
3 Bintang FC Bekasi City yang Siap Panaskan Liga 2 2023-2024, Ada Eks Persija Jakarta
-
44 Orang Tua Pemain Malut United FC Diberangkatkan Umroh ke Tanah Suci
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik
-
Harga Tiket Selangit Tak Surutkan Minat, Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Makin Meroket