Suara.com - Peringkat negara-negara asal Asia Tenggara (ASEAN) mengalami perubahan posisi di ranking FIFA. Perubahan ini dipastikan melalui update peringkat yang dirilis oleh FIFA pada Kamis (30/11/2023).
Perubahan peringkat ini didapatkan setelah negara-negara tersebut menjalani agenda FIFA Matchday yang tersaji sepanjang periode November 2023. Di kawasan ASEAN, ada beberapa negara yang mengalami lonjakan.
Malaysia menjadi kontestan yang mengalami perubahan paling mencolok di Asia Tenggara. Pasalnya, mereka melonjak tujuh peringkat menuju posisi ke-130. Hasil ini diraih setelah mereka menang dua kali melawan Kirgistan (4-3) dan Chinese Taipei (1-0).
Selanjutnya, status sebagai tim dengan peringkat terbaik di ASEAN masih dipegang oleh Vietnam yang saat ini berada di peringkat ke-94. Mereka memang tak mengalami perubahan posisi di FIFA Matchday kali ini.
Pada FIFA Matchday ini, The Golden Star meraih dua hasil yang bertolak belakang. Mereka awalnya sukses menang 2-0 atas Filipina, tapi kemudian harus gigit jari setelah tumbang 0-1 dari Irak.
Adapun peringkat kedua terbaik di Asia Tenggara masih dipegang oleh Timnas Thailand. Skuad Gajah Perang saat ini menduduki peringkat ke-113 ranking FIFA setelah melalui dua pertandingan.
Pada agenda FIFA Matchday di medio November 2023, Thailang sempat tumbang 1-2 dari China, tetapi kemudian berhasil meraih kemenangan pada pertandingan kedua melawan Singapura dengan skor 3-1.
Sementara itu, Timnas Indonesia harus puas turun peringkat di periode ini. Dua hasil kurang maksimal yang diraih anak asuh Shin Tae-yong pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pada pertnadingan perdana, skuad Merah Putih sempat digasak 1-5 oleh Irak, baru setelah itu Marc Klok dan kawan-kawan ditahan imbang Filipina dengan skor 1-1.
Update Peringkat FIFA Negara ASEAN
Vietnam (peringkat 94)
Thailand (113)
Malaysia (130)
Filipina (140)
Indonesia (146)
Singapura (156)
Myanmar (162)
Kamboja (179)
Laos (189)
Brunei Darussalam (194)
Timor Leste (200).
(Muh Faiz)
Berita Terkait
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Malaysia dan Brunei Pakai Mekansime ASEAN Atasi Karhutla Kalimantan, Indonesia Gak Diajak?
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
-
Dapat Perlawanan Sengit, Timnas Indonesia Sikat Kazakhstan 3-0
-
Eks Bomber Belanda Kecam Aksi Brutal Ole Romeny: Kelemahan Striker Timnas Indonesia
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik