Suara.com - Perhelatan Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia telah rampung seiring kemenangan Timnas Jerman U-17 atas Timnas Prancis U-17 via adu penalti pada laga final di Stadion Manahan, Solo. FIFA pun memberikan penghargaan individu dan tim untuk pemain dan tim terbaik di turnamen ini, Sabtu (2/12) malam.
Setelah tiga pekan digelar, turnamen ini ditutup di Stadion Manahan, Sabtu (2/12/2023) malam. Timnas Jerman U-17 berhasil keluar sebagai kampiun usai mengalahkan Timnas Prancis U-17 melalui babak adu penalti dengan skor 4-3, usai di waktu normal skor 2-2.
Seusai pertandingan, FIFA memberikan sejumlah penghargaan individu dan tim yang tampil istimewa di turnamen Piala Dunia U-17 Indonesia ini.
Penghargaan pertama yang diberikan di turnamen ini adalah FIFA Fair Play Award.
Penghargaan ini diberikan kepada tim yang menjunjung semangat fair play tinggi di turnamen ini. Indikator yang digunakan adalah jumlah kartu yang didapatkan. Timnas Inggris U-17 didapuk menjadi pemenang penghargaan fair play award.
Sementara itu, gelar Sepatu Emas untuk top skor alias pencetak gol terbanyak Piala Dunia U-17 2023 digondol striker Timnas Argentina U-17, Agustin Ruberto yang total mencetak delapan gol sepanang turnamen.
Penghargaan berikutnya adalah penghargaan Sarung Tangan Emas. Penghargaan ini diberikan kiper dengan jumlah clean sheet terbanyak.
Kiper Timnas Prancis U-17, Paul Argney berhasil memenangkan penghargaan tersebut. Sang kiper memang memiliki catatan impresif sepanjang turnamen.
Hingga babak perempat final kemarin, gawangnya sama sekali tidak pernah bobol. Ia baru kebobolan pertama kali melawan Mali di semifinal. Dengan lima clean sheet, Argney didaulat jadi kiper terbaik di turnamen ini.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia Rampung, Sosok Ini Kunci Gelar Top Skor, Sabet Sepatu Emas
Nah, untuk penghargaan yang boleh dibilang paling prestisius, yakni Bola Emas untuk pemain terbaik Piala Dunia U-17 2023 jatuh ke tangan bintang Timnas Jerman U-17, Paris Brunner.
Bintang belia Borussia Dortmund ini memang jadi aktor penting skuad muda tim Panser --julukan Timnas Jerman-- keluar sebagai juara Piala Dunia U-17 Indonesia.
Brunner total mengemas lima gol sepanjang turnamen, termasuk satu golnya via titik penalti pada waktu normal di laga final kontra Prancis hari ini.
Berikut Daftar Lengkap Penghargaan Piala Dunia U-17 2023:
Fair Play Awards: Timnas Inggris U-17
Sepatu Perunggu: Claudio Echeverri (Argentina)
Sepatu Perak: Ibrahim Diarra (Mali)
Sepatu Emas: Agustin Ruberto (Argentina)
Berita Terkait
-
Targetkan Piala Dunia, Nova Arianto Kawal Transisi Timnas Indonesia U-17
-
3 Agenda Krusial Kurniawan Dwi Yulianto di Tahun 2026 Bersama Timnas Indonesia U-17
-
Punya Sejarah di Indonesia, Pemain Brasil Ini Resmi Direkrut Tottenham Hotspur
-
Mike Rajasa Tak Lupa Momen Debut Bersama Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
-
Misi Tersembunyi PSSI Terbongkar Saat Dibentuknya Timnas Indonesia U-17, Apa Itu?
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga