Suara.com - Bayern Munich akan bertandang ke markas Manchester United pada laga pamungkas Liga Champions Grup A di Old Trafford, Rabu (13/12/2023) dini hari WIB. Pelatih Bayern Thomas Tuchel mewaspadai kekuatan MU.
Meski tim asuhan pelatih Erik ten Hag itu kini berada di dasar klasemen dengan 4 poin, Tuchel tidak ingin meremehkan kekuatan Manchester United pada laga terakhir Grup A nanti.
Hal tersebut dikatakan oleh pelatih asal Jerman itu karena tim Setan Merah merupakan tim paling produktif di Grup A dengan 12 gol.
“Mereka selalu merupakan tim yang berbahaya. Mereka mencetak gol terbanyak di grup, namun karena jumlah kebobolan yang mereka lakukan, mereka tidak mengumpulkan poin yang seharusnya mereka dapatkan dari gol tersebut,” kata Tuchel, melansir melalui laman resmi klub, Selasa seperti dimuat Antara.
Tuchel juga mengaku mewaspadai MU karena merupakan tim yang mempunyai DNA juara, yang sewaktu-waktu dapat bangkit dari inkonsistensi yang dialami saat ini.
“Mereka selalu menjadi tim yang berbahaya. Mereka mempunyai aura tertentu pada diri mereka. Itu adalah bagian dari DNA klub bahwa mereka dapat melewati momen-momen sulit. Mereka mengalami pasang surut dalam permainan mereka, tetapi mereka kebobolan banyak gol akhir-akhir ini. Di momen-momen kuat, Anda bisa melihat kemampuan mereka,” jelas Tuchel.
Selain itu, ia juga menaruh perhatian besar pada MU di laga nanti karena akan mendapatkan dukungan penuh dari pendukungnya yang memadati Theatre of Dreams, julukan Old Trafford.
“Stadion ini (Old Trafford) menciptakan momen spesial. Ini akan menjadi tantangan besar bagi kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, menghadapi The Reds Devils yang sedang dalam misi wajib meraih tiga poin, Tuchel mengaku sangat antusias menyambut pertandingan nanti.
Meskipun telah membawa The Bavarian lolos ke babak 16 besar Liga Champions, ia mengaku tidak ingin menutup laga penyisihan grup dengan hasil minor.
“Pertandingan di Manchester selalu menjadi pertandingan besar. Ini adalah klub besar yang menggetarkan orang. Kami bersiap dengan cara terbaik, dan untuk United yang terbaik. Mereka sangat bagus dan sulit untuk dilawan. Kami berharap kami dapat membantu mencegah mereka melakukan yang terbaik,” ucapnya.
Jelang pertemuan di Old Trafford nanti, kedua tim sama-sama sedang tidak dalam kondisi terbaik karena pada laga terakhir menderita kekalahan telak dimana Bayern takluk dari Eintracht Frankfurt dengan skor 1-5 dan Manchester United kalah 0-3 dari AFC Bournemouth.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina