Suara.com - Media Korea Selatan, MSN Korea seperti dikutip Soha.vn, membocorkan rencana PSSI untuk Timnas Indonesia. Mereka disebut bakal segera mendepak Shin Tae-yong untuk digantikan Park Hang-seo.
Merujuk artikel yang ditulis Lee Geun-soo, PSSI melakukan pergerakan untuk merekrut Park Hang-seo mengingat kontrak Shin Tae-yong akan segera berakhir pada Juni 2024.
“Ada informasi bahwa mantan pelatih tim Vietnam Park Hang-seo menghadapi kemungkinan menjadi pelatih timnas Indonesia," tulis Lee Geun-soo dalam sebuah artikel di MSN Korea, dikutip dari Soha.vn, Senin (18/12/2023).
"Menurut sumber tersebut, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tengah mengincar Coach Park. Ia berpeluang menjadi penerus pelatih Shin Tae-yong untuk memimpin tim Indonesia."
Meski demikian, PSSI disebut mendapat banyak saingan untuk bisa mengamankan tanda tangan Park Hang-seo yang sebelumnya sukses mendongrak prestasi Vietnam.
Salah satu negara yang disebut-sebut juga mengincar jasa Park Hang-seo adalah Singapura.
"Pelatih Shin Tae-yong kurang meraih hasil bagus bersama tim Indonesia sehingga PSSI tak berniat memperpanjang kontrak pelatih tersebut," demikian laporan di salah artikel MSN Korea.
"PSSI pun bersedia menerima sebagian besar keinginan Pelatih Park Hang-seo."
"PSSI yakin Coach Park adalah pilihan terbaik untuk membantu tim Indonesia melaju ke level baru."
"Kini PSSI tinggal menunggu keputusan dari Coach Park."
PSSI sendiri sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi mengenai masa depan Shin Tae-yong.
Namun, ada indikasi bahwa nasib juru latih asal Korea Selatan itu akan bergantung dari hasil Timnas Indonesia di Piala Asia 2-23 dan Kualifikasi Piala Dunia 2024 awal tahun depan.
Terkait Park Hang-seo, dia adalah sosok pelatih asal Korea Selatan yang lebih senior dari Shin Tae-yong.
Saat masih menukangi Vietnam, sang juru taktik sukses bikin The Golden Star Warriors menyulitkan Timnas Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau